Tanggap Bencana Kabut Asap Karhutla, Bonek Semarakkan Aksi One Man One Mask Di Laga Persebaya Surabaya vs PSS Sleman

Tanggap Bencana Kabut Asap Karhutla, Bonek Semarakkan Aksi One Man One Mask Di Laga Persebaya Surabaya vs PSS Sleman
Promo Allegiant

Nismedia.id - Kelompok suporter setia Persebaya Surabaya, Bonek, menggelar Aksi One Man One Mask menjelang pertandingan pekan kelima kompetisi Super League 2026-2027 menghadapi PSS Sleman. Gerakan kemanusiaan ini diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu (18/10/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan yang memicu krisis asap di berbagai wilayah Indonesia.

Pertandingan antara Bajol Ijo melawan PSS Sleman dipilih menjadi panggung utama penggalangan bantuan karena dihadiri oleh puluhan ribu pendukung dari kedua belah pihak. Konsolidasi internal antar-komunitas suporter telah mematangkan teknis pengumpulan hingga skema distribusi masker medis ke area terdampak bencana. Seluruh elemen suporter yang hadir di stadion diimbau untuk membawa minimal satu masker dari rumah demi menyukseskan aksi sosial ini.

Implementasi Aksi One Man One Mask dan Nilai Kemanusiaan Bonek

Inisiatif gerakan donasi ini dipelopori oleh sejumlah komunitas pendukung tim tuan rumah yang tergerak oleh kondisi krisis kualitas udara di beberapa daerah. Pentolan Bonek, Tulus Budi atau yang akrab disapa Cak Tulus, mengajak seluruh penonton yang memadati tribun untuk menyisihkan empati secara nyata. Ia menekankan pentingnya peran suporter dalam menebar kebaikan di luar lingkup pertandingan 90 menit.

Cak Tulus menyampaikan permohonan secara terbuka kepada seluruh elemen pendukung agar bersedia berpartisipasi aktif saat datang ke stadion. “Saya nyuwun tolong, saya mohon, besok kita ke GBT bawa masker, kita kumpulkan bersama-sama,” ujar Cak Tulus mengajak seluruh rekan-rekannya.

Ia menambahkan bahwa aksi penggalangan donasi ini merupakan perwujudan konkret dari prinsip Football for Humanity dan Football for Unity. Baginya, semangat membela klub kesayangan harus selalu berjalan selaras dengan kepedulian sosial terhadap masyarakat. “Selama ini teman-teman Bonek sudah menunjukkan bahwa sepak bola itu tidak berhenti 90 menit. Sepak bola itu hadir juga untuk kemanusiaan dan persatuan,” kata Cak Tulus menegaskan.

Data Parah Karhutla dan Rekam Jejak Sosial Komunitas Suporter

Aksi tanggap bencana yang digalang oleh para pendukung Persebaya Surabaya ini dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah titik api akibat kebakaran lahan di berbagai provinsi. Berdasarkan data pantauan satelit NASA-TERRA/AQUA melalui sistem Sipongi milik Kementerian Kehutanan, terdeteksi sebanyak 1.297 titik api di seluruh wilayah Indonesia. Sebaran titik api terbanyak tercatat berada di kawasan Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, serta Jambi.

Memburuknya kualitas udara akibat paparan asap karhutla juga diperkuat oleh rilis data IQAir mengenai Indeks Kualitas Udara di sejumlah wilayah terdampak. Tingkat pencemaran udara ekstrem tercatat terjadi di Pangkalan Bun dan Palembang dengan kategori yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Berikut adalah rincian data Indeks Kualitas Udara (AQI) di beberapa daerah terdampak:

  • Jambi: Indeks Kualitas Udara 265
  • Pontianak: Indeks Kualitas Udara 287
  • Maros: Indeks Kualitas Udara 182
  • Sorong: Indeks Kualitas Udara 203
  • Palembang: Indeks Kualitas Udara 412
  • Pangkalan Bun: Indeks Kualitas Udara 462

Gerakan sosial pada laga kontra PSS Sleman ini makin memperpanjang rekam jejak aksi kemanusiaan yang konsisten dilakukan oleh komunitas suporter dari Kota Pahlawan. Sebelumnya, relawan suporter telah diterjunkan langsung untuk membantu penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur serta membangun fasilitas air bersih warga. Kepedulian serupa juga pernah diwujudkan saat musibah banjir bandang melanda wilayah Aceh dan Sumatera Utara, serta penggalangan bantuan alat tulis bagi anak-anak di daerah tertinggal.

Sumber: BolaSport

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *