Ditarik Jose Mourinho dan Dihukum Skorsing, Vinicius Junior Bicara Terang-Terang

Ditarik Jose Mourinho dan Dihukum Skorsing, Vinicius Junior Bicara Terang-Terang
Potret Vinicius Junior yang bicara terang-terangan usai kena skorsing (Instagram: @vinijr)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Kemenangan dramatis 4-3 Real Madrid atas AS Roma di Stadio Olimpico, UCL 2026-2027 berujung pada perpaduan kekecewaan bagi Vinicius Junior. Penyerang asal Brasil itu terlihat frustasi saat diganti lebih awal oleh pelatih Jose Mourinho, sehingga memicu spekulasi tentang kondisi dirinya saat ini.

Real Madrid sebenarnya tertinggal 1-3 di babak kedua, dan malam yang berat sedang dialami oleh Vinicius Junior. Pemain berusia 26 tahun itu kehilangan bola yang berujung pada terciptanya gol kedua bagi AS Roma. Melihat hal tersebut, Jose Mourinho mengambil keputusan yang berani dan taktis di menit ke-59.

Pelatih asal Portugal itu menarik keluar Vinicius Junior dan memasukkan dua pemain sekaligus, yaitu Endrick dan Arda Guler. Keputusan yang sempat menuai tanya jawab itu ternyata langsung mengubah seluruh wajah pertandingan. Endrick tampil luar biasa dan membangkitkan semangat tim yang sempat terpuruk di lapangan.

Pemain pengganti lainnya, Carlos Espi turut menyumbang gol dalam rentang waktu tujuh menit yang menandai kebangkitan luar biasa tim tamu. Antonio Rudiger kemudian menutup perjuangan tersebut dengan sundulan dramatis di menit ke-90. Tiga poin akhirnya berhasil diamankan oleh Real Madrid dengan skor akhir 4-3.

Seusai pertandingan, Vinicius Junior tidak menyembunyikan perasaannya saat berbicara kepada wartawan di zona campuran. Ia mengaku kemarahannya merupakan hal normal karena ingin selalu bermain di setiap menitnya untuk membela timnya.

“Wajar jika saya marah saat diganti, karena saya selalu ingin bermain setiap menit, tampil sebaik mungkin, dan membantu tim. Hari ini, saya tidak bisa melakukannya,” katanya.

Ia juga mengakui kinerja para pemain pengganti yang telah mengubah jalannya laga tersebut. “Endrick masuk dan bermain sangat baik. Dia mengubah momentum dan mencetak gol. Dia adalah pemain terbaik pada babak kedua. Begitu pula Carlos [Espi], yang selalu masuk hanya untuk beberapa menit. Mereka banyak membantu kami,” tambahnya jujur.

Membalas pernyataan Vinicius Junior, Jose Mourinho kemudian memberikan penjelasannya mengenai keputusan yang diambilnya di lapangan. Pelatih itu menyebut kemenangan Real Madrid membawa kegembiraannya lebih daripada rasa frustasi yang dia rasakan.

“Situasinya berat bagi Vini. Wajar jika dia tidak senang. Rasa frustrasi itu normal. Namun, setelah pertandingan, dia sangat senang dengan kemenangan ini,” ungkap pelatih.

Vinicius Junior kemudian berjanji akan segera kembali ke performa terbaiknya demi mendukung tim. Ia juga mengingatkan rekam jejak yang telah ia bangun selama bertahun-tahun membela klub kebanggaannya sejak masih berusia remaja. Ia telah mencetak 129 gol dalam 385 penampilan dan mengangkat berbagai trofi bergengsi bersama Real Madrid.

Namun, kabar kurang menyenangkan datang tak lama setelah kemenangan tersebut dikantongi. Hanya beberapa jam sebelum laga di Roma dimulai, Vinicius Junior resmi dijatuhi hukuman skorsing empat pertandingan di ajang La Liga. Keputusan ini menjadi pukulan berat bagi sang pemain yang sedang berusaha bangkit kembali.

Hukuman tersebut membuat Vinicius Junior harus menepi sementara waktu dari kompetisi domestik dan tidak bisa membantu tim dalam beberapa pekan ke depan. Meski begitu, ia tetap fokus untuk memberikan kontribusi di ajang UCL dan berharap dapat segera melupakan masalah tersebut.

Sumber: GOAL

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *