Shin Tae-yong Soroti Kepindahan Laga Kandang Persija Ke Stadion Patriot Candrabhaga

Shin Tae-yong Soroti Kepindahan Laga Kandang Persija Ke Stadion Patriot Candrabhaga
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyayangkan situasi yang membuat timnya belum bisa menggelar laga kandang pada kompetisi Super League 2026/2027. Skuad Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Arema FC pada pekan keenam di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (21/10/2026). Kepastian ini membuat klub ibu kota tersebut harus kembali bertanding di luar area Jakarta.

Kondisi ini terjadi lantaran Stadion Utama Gelora Bung Karno dijadwalkan menjadi lokasi penyelenggaraan konser musik, sedangkan Jakarta International Stadium masih menjalani proses perawatan. Manajemen tim terpaksa memindahkan lokasi pertandingan demi memastikan jadwal kompetisi tetap berjalan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan oleh operator liga.

Kritik Shin Tae-yong Terkait Masalah Laga Kandang Persija

Shin mengaku sudah mendapatkan kabar terkait pemindahan lokasi pertandingan kandang timnya ke wilayah Bekasi. Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan tersebut menyampaikan bahwa dirinya belum menerima laporan rinci mengenai perkembangan situasi tersebut dari pihak manajemen. Keterbatasan informasi tersebut membuat jajaran pelatih fokus mempersiapkan kebugaran fisik serta taktik para pemain.

Pelatih berusia 56 tahun tersebut mengutarakan pandangannya secara terbuka mengenai kerugian yang dialami tim saat tidak bisa bertanding di rumah sendiri. “Sejauh yang saya ketahui, pertandingan tersebut akan digelar di Bekasi. Namun, saya belum mendapatkan informasi khusus mengenai perkembangan hal itu,” kata Shin Tae-yong kepada awak media.

Menurut juru taktik berpengalaman tersebut, sebuah klub sepak bola profesional idealnya memiliki hak penuh untuk bermain di markas utama mereka. Bermain di kandang sendiri memberikan keuntungan psikologis yang sangat besar bagi para pemain di lapangan. Hal ini mencakup dukungan penuh dari puluhan ribu suporter serta keakraban dengan atmosfer lapangan pertandingan.

Ia menegaskan bahwa kepemilikan dan penggunaan stadion kandang secara konsisten merupakan identitas penting bagi klub olahraga profesional. “Sebagai tim profesional, tentu sangat disayangkan jika kami tidak bisa memainkan pertandingan kandang di stadion sendiri,” ujar Shin.

Persiapan Macan Kemayoran Menghadapi Laga Di Bekasi

Meski harus melakoni laga di luar Jakarta, Shin menegaskan bahwa komitmen tim untuk meraih hasil maksimal tidak akan berkurang sedikit pun. Ia berpandangan bahwa status tuan rumah semestinya memberikan privilege bagi tim untuk bermain di stadion sendiri secara konsisten. Pemindahan venue secara berulang dapat memengaruhi fokus persiapan tim jelang pertandingan penting.

Juru taktik asal Korea Selatan tersebut kembali menegaskan sikapnya mengenai pentingnya kepastian lokasi pertandingan bagi sebuah tim. “Menurut saya, tim yang berstatus sebagai tuan rumah seharusnya bisa bermain di kandangnya sendiri. Itu yang selalu saya pikirkan. Namun, untuk saat ini, saya belum mengetahui informasi lebih lanjut mengenai persoalan tersebut,” tutur Shin.

Kini skuad Macan Kemayoran memfokuskan seluruh perhatian untuk menghadapi perlawanan Arema FC pada pekan mendatang. Seluruh pilar Persija diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan Stadion Patriot Candrabhaga agar dapat mengamankan tiga poin penuh. Kemenangan pada laga ini sangat krusial untuk menjaga posisi tim di jajaran atas klasemen sementara.

Sumber: VIVA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *