
Nismedia.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, terus mematangkan strategi serta persiapan organisasi demi merealisasikan target menembus panggung Piala Dunia. Langkah besarnya kini difokuskan untuk memangkas jarak kualitas dengan negara-negara elit Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Komitmen John Herdman bawa Timnas Indonesia berprestasi tinggi menjadi modal utama menjelang tampil pada ajang Piala Asia 2027 mendatang.
Usai membawa skuad Merah Putih meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026, juru taktik asal Inggris tersebut memiliki waktu persiapan yang cukup panjang. Kesempatan ini dimanfaatkan secara maksimal untuk membentuk kedalaman tim serta merancang skema permainan terbaik di lapangan. Pasukan Garuda diharapkan tidak hanya mendominasi tingkat regional, melainkan juga mampu bersaing sengit di tingkat internasional.
Upaya Memangkas Kesenjangan Pengalaman Dari Raksasa Sepak Bola Asia
Juru taktik berusia 51 tahun tersebut menegaskan bahwa Timnas Indonesia harus mulai menatap serta menjadikan tim-tim terkuat Asia sebagai tolok ukur utama. Negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, hingga Arab Saudi dinilai telah memiliki tradisi kuat serta budaya lolos secara konsisten ke putaran final Piala Dunia. Pengalaman bertanding di level tertinggi itulah yang kini terus dipelajari demi memenuhi ekspektasi besar dari para pendukung Merah Putih.
Proses evaluasi dan peningkatan kualitas fisik para pemain terus digembleng bersama pelatih fisik, Dr. Cesar Meylan, guna memperkecil ketimpangan level kompetisi. “Jadi dengan Dr. Meylan, dia berusaha memastikan bahwa kita menutup kesenjangan pengalaman dengan tim seperti Jepang, Australia, Korea, dan Arab Saudi yang secara konsisten lolos ke Piala Dunia,” kata Herdman.
Herdman menambahkan bahwa negara-negara raksasa Asia tersebut membutuhkan proses panjang untuk membangun fondasi dan pengalaman bertanding di level tertinggi. Hal inilah yang terus diupayakan agar jajaran pemain lokal maupun naturalisasi memiliki daya juang maksimal di setiap pertandingan kualifikasi. Penguatan aspek fisik serta mental bertanding menjadi fokus utama tim kepelatihan saat ini.
Penerapan Standar Manajemen Dan Logistik John Herdman Bawa Timnas Indonesia
Misi besar menuju panggung dunia diakui Herdman tidak hanya bertumpu pada kesiapan teknis para pemain dan jajaran pelatih di lapangan. Aspek manajerial internal seperti pengelolaan logistik, tim media sosial, analisis video, hingga tim komersial memiliki peranan vital yang saling terintegrasi. Pengalaman organisasi yang solid sangat dibutuhkan ketika skala kompetisi yang dihadapi tim nasional semakin membesar.
Menurut eks pelatih Timnas Kanada tersebut, kesiapan organisasi secara menyeluruh merupakan hal baru yang harus terus dibenahi secara profesional. “Indonesia belum membangun pengalaman itu sebagai sebuah organisasi dan itu bukan hanya tim pelatih. Ketika saya bilang organisasi kami bicara tentang logistik, tim media sosial kamu, tim video, dan tim komersial bagaimana menghadapi semuanya ketika skalanya mulai besar,” terangnya.
Guna memastikan kesiapan maksimal saat menjalani laga deplasemen atau tandang pada babak kualifikasi, Herdman mulai menerapkan standar kerja profesional seperti yang pernah dilakukannya bersama Kanada. Salah satu langkah nyata yang dijalankan adalah mengirimkan tim pendahulu atau advance team ke negara tujuan sebelum rombongan utama tiba di lokasi. Langkah sistematis ini diharapkan membuat para penggawa Merah Putih fokus penuh berjuang maksimal di lapangan tanpa terganggu kendala teknis.
Sumber: BolaSport






