Tunduk di Babak Pertama, Janice Tjen Masih Punya Peluang Kedua di Ganda Putri

Tunduk di Babak Pertama, Janice Tjen Masih Punya Peluang Kedua di Ganda Putri
Potret Janice Tjen yang gagal di babak kedua (Instagram: @janicetjen)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Perjuangan tunggal putri Indonesia di Japan Open 2026 WTA 250 berakhir di babak pembuka. Janice Tjen harus mengakui keunggulan Ashlyn Krueger dengan skor 4-6, 4-6 pada laga yang berlangsung Senin, 19 Oktober 2026. Meski tampil berjuang, ia belum mampu menembus hambatan di putaran pertama turnamen tersebut.

Babak pertama berjalan alot dengan kedua pemain saling bertukar pukulan tajam dari garis dasar. Ashlyn Krueger lebih efektif memanfaatkan kesalahan lawan dan berhasil mematahkan servis Janice di momen-momen krusial. Skor 6-4 untuk keunggulan petenis Amerika Serikat itu menjadi penanda bahwa pertandingan tidak akan berjalan mudah bagi wakil Indonesia.

Memasuki babak kedua, Janice berusaha memperbaiki ritme permainan dan meningkatkan agresivitas serangannya. Namun, Ashlyn tampil lebih stabil dan mampu menutup celah-celah di pertahanannya dengan baik. Janice terus berjuang hingga bola terakhir, namun skor akhir tetap 4-6 untuk kemenangan Krueger.

Petenis kelahiran Surabaya itu juga menegaskan bahwa ia tidak akan larut dalam kekecewaan. Setiap kekalahan adalah bagian dari proses belajar untuk menjadi pemain yang lebih matang di lapangan. Ia berjanji akan mengevaluasi penampilannya dan kembali lebih kuat di ajang berikutnya.

Meskipun gugur di sektor tunggal, perjuangan Janice di Japan Open 2026 belum berakhir. Ia masih memiliki satu misi yang harus dijalankan di sektor ganda putri bersama pasangannya, Storm Hunter. Keduanya akan berjuang untuk melangkah lebih jauh di kompetisi ini.

Pasangan Janice Tjen/Storm Hunter dijadwalkan akan berhadapan dengan pasangan Ingrid Martins dari Brasil dan Sara Sorribes Tormo dari Spanyol. Pertandingan tersebut akan digelar pada Selasa, 20 Oktober 2026 mulai pukul 13.00 WIB. Laga ini diprediksi akan berjalan sengit karena kedua pasangan memiliki gaya permainan yang saling melengkapi.

Storm Hunter dikenal sebagai pemain yang memiliki jangkauan bola luas dan kemampuan di jaring yang sangat baik. Kehadirannya diharapkan dapat membantu Janice mengelola ritme permainan dan menguasai area tengah lapangan. Janice pun diharapkan dapat memberikan dukungan yang solid dari garis dasar.

Pasangan lawan, Ingrid Martins/Sara Sorribes Tormo, juga bukan lawan yang mudah dikalahkan. Martins memiliki pengalaman luas di ajang ganda, sementara Sorribes Tormo dikenal dengan konsistensi pukulannya dari garis belakang. Pertemuan kedua pasangan ini berpotensi menjadi salah satu laga terbaik di babak pertama ganda putri.

Janice Tjen telah membuktikan dirinya layak bersaing di level tertinggi meski hasil belum selalu berpihak padanya. Semangat pantang menyerahnya patut diapresiasi. Semoga keberuntungan menyertai langkahnya di sektor ganda putri Japan Open 2026.

Sumber: WTA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *