
Nismedia.id - Klub wakil Indonesia, Borneo FC, mengusung optimisme tinggi menjelang laga vs Tainan City FC dalam lanjutan Grup D AFC Challenge League 2026/2027. Skuat berjuluk Pesut Etam tersebut bertekad tampil lebih impresif dan mencetak lebih banyak gol usai mengamankan modal penting pada pertandingan pembuka. Kepercayaan diri tinggi menyelimuti tim Merah Putih yang berjuang maksimal mengamankan tiket menuju fase gugur kompetisi Asia.
Pada pertandingan sebelumnya, tim asuhan pelatih Mauro Jeronimo, berhasil memetik kemenangan manis 2-0 atas Yangon United di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026). Dua gol kemenangan tuan rumah masing-masing dicetak oleh penyerang Borneo FC, Mendonca, serta bek Borneo FC, Moussa Diara, pada babak kedua. Hasil positif tersebut menempatkan wakil Indonesia di posisi menguntungkan untuk melangkah ke babak perempat final.
Evaluasi Pelatih Mauro Jeronimo Usai Laga Pembuka
Kemenangan dua gol tanpa balas atas wakil Myanmar tidak lantas membuat jajaran kepelatihan Pesut Etam merasa puas secara keseluruhan. Jeronimo menilai anak asuhnya sempat mengalami kesulitan dalam membongkar barisan pertahanan lawan yang menumpuk banyak pemain di area penalti. Tim tamu menerapkan strategi low block yang membuat alur serangan wakil Indonesia tertahan hingga jeda babak pertama.
Juru taktik asal Portugal berusia 39 tahun tersebut mengungkapkan bahwa variasi serangan tim sebenarnya sudah berjalan cukup baik sepanjang laga. Namun, aspek teknis penyelesaian akhir dan rasa cemas untuk segera mencetak gol di hadapan pendukung sendiri sempat menjadi kendala utama di lapangan. Kebuntuan baru terpecahkan pada menit ke-53 melalui sontekan akurat Mendonca sebelum Diara mengunci kemenangan sepuluh menit menjelang laga usai.
“Sepak bola terkadang bergantung pada aspek teknis eksekusi akhir, tapi kadang juga soal mental dan sedikit rasa cemas karena kami sangat ingin mencetak gol di kandang,” kata Mauro Jeronimo. Jeronimo menambahkan bahwa lahirnya gol pertama menjadi kunci utama yang memaksa lawan keluar dari area bertahan hingga membuka celah untuk gol kedua.
Persiapan Matang Jelang Pertandingan Borneo FC vs Tainan City FC
Menghadapi wakil Taiwan pada laga berikutnya, Jeronimo menegaskan bahwa seluruh anggota tim akan terus bekerja keras dalam sesi latihan demi mempertajam efektivitas lini depan. Juru taktik tersebut meyakini bahwa konsistensi serta kedisiplinan dalam bertanding menjadi formula utama untuk kembali mengamankan hasil maksimal. Skuat Pesut Etam optimistis dapat tampil lebih klinis dalam memanfaatkan setiap peluang di depan gawang.
Jeronimo menekankan pentingnya proses latihan ketat agar para pemain mampu mengalirkan bola dengan cepat dan melepaskan cross akurat ke dalam kotak penalti lawan. Evaluasi mendalam terus dilakukan guna memastikan transisi permainan berjalan lebih halus dan minim kesalahan mendasar. Sikap pantang menyerah menjadi modal berharga bagi tim untuk mengamankan poin penuh dalam ajang bergengsi ini.
“Satu-satunya cara dalam sepak bola adalah bekerja keras. Tidak ada solusi ajaib, hanya kerja, kerja, dan kerja. Insya Allah, di pertandingan selanjutnya kami bisa mencetak lebih banyak gol,” ucap Jeronimo. Pernyataan optimis sang pelatih mempertegas komitmen tim untuk tampil menyerang dan memberikan hiburan terbaik bagi para suporter.
Peta persaingan di Grup D ACGL 2026/2027 sendiri mengalami perubahan setelah klub asal Filipina, One Taguig FC, memutuskan untuk mengundurkan diri dari kompetisi. Kondisi ini membuat persaingan grup hanya tersisa tiga kontestan dan memberikan keuntungan strategis bagi Borneo FC. Skuat Pesut Etam kini hanya membutuhkan minimal hasil imbang pada laga pamungkas untuk memastikan langkah ke babak delapan besar wilayah timur.
Sumber: BolaSport






