
Nismedia.id - Bali United berhasil meraih kemenangan telak atas Garudayaksa FC dengan skor 5‑0 dalam laga pekan keenam BRI Super League 2026‑2027. Pertandingan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Rabu, 21 Oktober sore, tuan rumah tampil mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang berbahaya.
Meskipun terus menekan di babak pertama, Bali United baru berhasil membuka keunggulan pada masa tambahan waktu. Gol pembuka lahir dari kerja sama antara Teppei Yachida dan Irfan Jaya pada menit ke‑45+2. Upan akurat Yachida berhasil disambar Irfan Jaya untuk memecah kebuntuan sekaligus membawa timnya unggul saat turun ke ruang ganti.
Suasana pertandingan semakin berpihak kepada Bali United setelah babak kedua dimulai. Remco Balk segera menambah keunggulan tuan rumah pada menit ke‑51 melalui sepakan keras dari dalam kotak penalti. Sejak saat itu, pertahanan Garudayaksa tampak semakin rapuh dan kesulitan membendung serangan bertubi‑tubi lawan.
Penampilan impresif selanjutnya ditunjukkan oleh pemain asing Queven. Ia mencetak gol ketiga bagi Bali United pada menit ke‑63 setelah menerima umpan dari Irfan Jaya yang sudah tampil menonjol sejak awal pertandingan . Gol tersebut semakin menjauhkan jarak skor antara kedua tim.
Beberapa menit kemudian, Queven kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang lawan. Ia berhasil mencetak gol keduanya sekaligus gol keempat tim pada menit ke‑75. Dengan dua gol berturut‑turut tersebut, Queven menjadi bintang lapangan sementara dalam laga ini dan membuat pendukung Bali United bersorak gembira.
Tekanan Bali United tidak berhenti meskipun sudah unggul jauh di atas lawan. Menjelang akhir pertandingan, wasit memberikan hadiah penalti kepada tim tuan rumah setelah pemain Garudayaksa melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang. Teppei Yachida yang menjadi pengatur serangan utama tim maju sebagai penendang dan berhasil mengubah penalti itu menjadi gol kelima pada menit ke‑89.
Hasil akhir 5‑0 ini menjadi kemenangan kandang terbesar Bali United sejauh musim berjalan. Pelatih kepala Bali United menyatakan bahwa kerja sama antar lini menjadi kunci keberhasilan tim hari itu. Ia juga mengapresiasi semangat para pemain yang tidak melonggarkan tekanan hingga peluit akhir dibunyikan wasit.
Di sisi lain, Garudayaksa harus menerima kekalahan telak setelah gagal menciptakan peluang berarti sepanjang pertandingan. Lini pertahanan mereka tampak kesulitan membaca pergerakan penyerang Bali United yang bergerak cepat dan saling bekerja sama dengan baik. Tim tamu juga belum mampu menyeimbangkan penguasaan bola di tengah lapangan.
Dengan kemenangan ini, Bali United berhasil menambah poin dan naik ke posisi kedua tepat di bawah Dewa United di klasemen sementara. Tim asal Bali ini kini mengantongi 12 poin yang cukup untuk bersaing di papan atas musim ini. Sementara itu, Garudayaksa harus segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki kelemahan yang terlihat.
Sumber: Liga1match






