
Nismedia.id - Pertandingan BRI Super League 2026‑2027 antara Persik Kediri dan PSS Sleman berlangsung penuh ketegangan di Stadion Brawijaya, Kediri. Tuan rumah berhasil meraih kemenangan tipis dengan skor 2‑1 melalui brace Ernesto Gomez.
Laga baru berjalan enam menit ketika bek PSS Sleman Christophe Nduwarugira menerima kartu kuning karena melakukan pelanggaran di area terlarang. Wasit segera menghentikan pertandingan untuk melakukan peninjauan ulang melalui layar VAR. Setelah pemeriksaan singkat, wasit menetapkan bahwa pelanggaran tersebut layak diberi hadiah tendangan penalti bagi Persik Kediri.
Ernesto Gomez menjadi penentu keunggulan awal saat berhasil mengeksekusi penalti pada menit ke‑8. Gol itu membuat pendukung tuan rumah bersorak gembira, meskipun alur pertandingan masih berjalan ketat. Beberapa menit kemudian Persik sempat mencetak gol lagi, namun keputusan tersebut berubah setelah pengecekan VAR.
Gol yang dicetak Persik pada menit ke‑29 akhirnya dianulir karena posisi pemain dianggap melanggar aturan offside . Keputusan ini membuat skor tetap 1‑0 untuk Persik dan memberikan kesempatan bagi PSS Sleman untuk bangkit menyerang. Tekanan tim tamu semakin meningkat menjelang pertengahan babak pertama.
Usaha PSS Sleman membuahkan hasil pada menit ke‑31, ketika Melvyn Lorenzen berhasil mencetak gol penyama kedudukan dari umpan Gustavo Tocantins. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1‑1 dan membangkitkan semangat seluruh pemain tim tamu. Sejak saat itu kedua tim saling bertukar serangan tanpa ada yang mau mengalah.
Persik Kediri kembali mengambil alih keunggulan sebelum turun minum melalui gol kedua Ernesto Gomez pada menit ke‑42. Penampilan tajam penyerang asal Spanyol itu membuat pertahanan PSS Sleman kesulitan mengimbangi pergerakannya di area penalti. Hingga peluit babak pertama berbunyi, skor tetap 2‑1 untuk tuan rumah.
Memasuki babak kedua, PSS Sleman terus berusaha mencari gol penyama kedudukan melalui serangan balik cepat. Mereka sempat memasukkan bola ke gawang Persik pada menit ke‑65, namun wasit kembali memeriksa melalui VAR dan memutuskan gol tersebut tidak sah. Keputusan itu membuat para pemain PSS tampak kecewa dengan penilaian wasit.
Dengan kemenangan ini, Persik Kediri berhasil menambah tiga poin ke dalam tabungan klasemen sementara Super League. Tim Macan Putih kini naik beberapa peringkat dan semakin nyaman di papan tengah klasemen. Sebaliknya PSS Sleman harus segera memperbaiki performa agar tidak tergelincir ke zona bawah.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa penggunaan VAR masih menjadi sorotan penting dalam setiap laga musim ini. Banyak momen krusial yang berubah arah setelah peninjauan ulang oleh tim wasit video. Hal ini membuat setiap keputusan di area penalti selalu dinantikan dengan penuh ketegangan oleh para pendukung.
Sumber: Liga1match






