
Nismedia.id - Manajemen Arema FCresmi bergerak mencari kandidat pelatih baru usai memberhentikan Marcos Santos dari kursi kepelatihan pada Jumat (22/10/2026). Langkah tegas ini diambil manajemen klub setelah performa tim dinilai kurang memuaskan pada awal musim kompetisi Super League 2026/2027.
Pelatih asal Brasil tersebut tercatat hanya mampu menyumbangkan enam poin dari enam pertandingan awal yang dilakoni klub. Pihak manajemen akhirnya kehilangan kesabaran setelah skuad Singo Edan gagal mengamankan satu pun kemenangan dalam lima laga beruntun.
Andre Caldas Jadi Pelatih Sementara
Manajemen klub menegaskan tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan krusial terkait penunjukan juru taktik anyar. Untuk mengawal persiapan tim dalam waktu dekat, Andre Caldas yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih dipercaya naik pangkat menjadi pelatih sementara.
Pihak manajemen klub menginginkan proses seleksi berjalan secara cermat agar tidak salah memilih sosok juru racik strategi. General Manager (GM) Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan bahwa keputusan mengenai masa depan tim akan mempertimbangkan berbagai macam sudut pandang. “Untuk saat ini, kami mempertimbangkan banyak aspek. Manajemen harus bertindak bijak demi kebaikan jangka panjang tim,” ujar Yusrinal saat memberikan keterangannya pada Sabtu (24/10/2026).
Penunjukan Caldas terbilang cukup aman bagi klub karena sang juru taktik asal Brasil tersebut telah mengantongi lisensi kepelatihan setara A Pro. Manajemen Arema FC berencana untuk memantau perkembangan performa tim dalam beberapa pertandingan ke depan di bawah arahan sang pelatih interim sebelum meresmikan suksesor definitif.
Aremania Gaungkan Nama Joel Cornelli Di Media Sosial
Di tengah proses pencarian yang sedang berjalan, sejumlah nama pelatih papan atas mulai bermunculan di jagat media sosial sebagai calon nahkoda baru. Beberapa nama mentereng yang dikaitkan dengan Singo Edan di antaranya Mauricio Souza, Paul Munster, Jan Olde Riekerink, hingga Joel Cornelli.
Di antara jajaran kandidat tersebut, sosok Cornelli menjadi nama yang paling gencar disuarakan oleh para Aremania di berbagai platform digital. Pelatih berkebangsaan Brasil itu baru saja mengumumkan perpisahannya dengan Timnas Putri Malaysia melalui unggahan di akun media sosial pribadinya. Kolom komentar unggahan tersebut langsung diserbu ribuan pendukung Arema FC yang memberikan ucapan welcome back kepadanya.
Ekspektasi tinggi dari para pendukung klub didasari oleh rekor kebersamaan sang pelatih yang pernah menangani Arema FC pada musim 2024 lalu. Meski begitu, sang arsitek tim hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi mengenai kabar potensi kembalinya ia ke Kota Malang.
Catatan Dan Rekor Masa Lalu Joel Cornelli Bersama Singo Edan
Cornelli tercatat pernah memimpin skuad Singo Edan dalam 15 pertandingan resmi pada edisi kompetisi Liga 1 musim 2024. Masa kepemimpinannya terpaksa berakhir lebih awal setelah tim mengalami tiga laga beruntun tanpa kemenangan sebelum paruh pertama musim usai.
Sepanjang 15 laga tersebut, pelatih berkebangsaan Brasil ini mempersembahkan enam kemenangan, empat hasil imbang, dan menelan lima kekalahan. Catatan 22 poin yang diraihnya saat itu sebenarnya masih menjaga peluang tim untuk menembus posisi lima besar klasemen sementara.
Setelah mendepak Cornelli, manajemen klub sempat menunjuk Kuncoro sebagai pelatih sementara sebelum akhirnya menyerahkan kursi kepelatihan kepada Zé Gomes. Pada akhir musim 2024/2025, Arema FC harus puas finis di urutan ke-10 yang membuktikan bahwa pergantian arsitek tim di tengah jalan tidak selalu memberikan dampak instan secara signifikan.
Sumber: Bola.com






