Hasil Super League: Sengit Sepanjang Laga, Isenmulang FC Dan PSIM Yogyakarta Harus Puas Berbagi Poin

Hasil Super League Sengit Sepanjang Laga, Isenmulang FC Dan PSIM Yogyakarta Harus Puas Berbagi Poin
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pertandingan sengit pekan ketujuh Super League 2026/2027 yang mempertemukan Isenmulang FC vs PSIM Yogyakarta berakhir tanpa pemenang dengan skor 0-0 pada Sabtu (24/10/2026) sore WIB. Berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, kedua tim memperagakan permainan terbuka sejak menit awal demi mengamankan poin penuh. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat papan skor tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil imbang ini membuat kedua kubu belum mampu mendongkrak posisi mereka dari papan bawah klasemen sementara. PSIM Yogyakarta yang berjuluk Laskar Mataram masih tertahan di peringkat ke-17 dengan mengoleksi dua poin. Sementara itu, Isenmulang FC berada satu tingkat di atasnya pada posisi ke-16 dengan raihan tiga poin.

Jalannya Babak Pertama

Pertandingan dimulai dengan tempo sedang saat kedua kesebelasan berupaya saling menguji kerapatan barisan pertahanan lawan. Isenmulang FC menciptakan ancaman terlebih dahulu pada menit kelima melalui skema counter attack cepat yang dimotori lini tengah. Sepakan keras yang dilepaskan Kenji Nishioka masih mampu diblok oleh barisan belakang lawan sehingga gagal memecah kebuntuan.

Tidak tinggal diam, PSIM Yogyakarta memberikan perlawanan balasan lima menit berselang melalui aksi individu Muhammad Iqbal. Tembakan jarak jauh yang dilepaskan sang pemain meluncur deras ke arah gawang, tetapi kiper Lucas Frigeri tampil sigap melakukan save krusial. Peluang emas terbaik bagi Laskar Mataram baru tercipta pada menit ke-30 lewat skema umpan kombinasi ciamik. Mauro Caballero yang menerima umpan matang melepaskan tembakan keras, tetapi bola masih bisa disapu oleh bek Leo Lelis tepat di garis gawang.

Memasuki sepuluh menit terakhir sebelum jeda, tim tuan rumah berjuluk Laskar Isen Mulang nyaris memecah keheningan stadion pada menit ke-40. Berawal dari skema serangan balik kilat, Nishioka memberikan umpan terukur kepada Firman Ramadhan yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Namun, penyelesaian akhir Firman yang berhadapan langsung dengan penjaga gawang Cahya Supriadi justru menyamping di sisi gawang dan menutup paruh pertama dengan skor 0-0.

Jalannya Babak Kedua Dan Perjuangan Keluar Dari Zona Merah

Memasuki babak kedua, kedua pelatih menginstruksikan anak asuhnya untuk meningkatkan intensitas serangan demi memburu gol pembuka. Isenmulang FC langsung mendapatkan peluang emas melalui pemain pengganti Sergio Mendonca yang menerima umpan lambung terukur dari lini belakang. Sayangnya, ketidaktenangan Mendonca saat berhadapan one-on-one dengan Cahya Supriadi membuat peluang berharga tersebut terbuang sia-sia.

PSIM Yogyakarta merespons ancaman tersebut melalui variasi serangan umpan satu-dua antara Muhammad Iqbal dan Ezequiel Vidal. Namun, eksekusi akhir yang dilepaskan Iqbal masih terlalu lemah sehingga dapat diantisipasi dengan mudah oleh Frigeri. Laskar Mataram kembali memperoleh kesempatan emas pada menit ke-88 saat umpan silang Marvin Antonio dari sisi kiri berhasil disambut heading Vidal. Tandukan pemain asal Argentina yang berdiri tanpa pengawalan tersebut sayangnya masih melenceng dari sasaran gawang lawan.

Pada sisa waktu pertandingan, skuad PSIM Yogyakarta terus mengurung pertahanan tuan rumah demi mengamankan kemenangan perdana mereka musim ini. Segala upaya serangan yang dibangun anak-anak Laskar Mataram selalu kandas oleh rapatnya barisan belakang tuan rumah hingga laga usai. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga peluit panjang berbunyi dan memaksa kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam laga pekan ketujuh ini.

Sumber: BolaSport

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *