Persija Akhirnya Kembali ke JIS, Shin Tae-yong Berharap Pengelola Prioritaskan Kegiatan Sepak Bola Nasional

Persija Akhirnya Kembali ke JIS, Shin Tae-yong Berharap Pengelola Prioritaskan Kegiatan Sepak Bola Nasional
Promo Allegiant

Nismedia.id - Persija akhirnya kembali ke Jakarta International Stadium untuk melakoni laga krusial pekan ketujuh Super League 2026/2027 menghadapi Persik Kediri Senin (26/10/2026). Kepastian ini menjadi momen perdana bagi skuad berjuluk Macan Kemayoran memakai arena megah tersebut pada kompetisi musim ini. Para pemain berjanji akan berjuang maksimal demi mengamankan tiga poin penuh di hadapan para pendukung setianya.

Sebelum kembali ke markas utamanya, tim asal ibu kota tersebut harus berpindah-pindah venue pertandingan pada beberapa laga awal. Skuad Macan Kemayoran sempat bermarkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat menundukkan Persib Bandung dengan skor 2-1, serta Stadion Patriot Bekasi ketika menang 5-1 atas Arema FC. Selain itu, mereka juga pernah menggunakan Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali saat menang 1-0 atas Java United.

Harapan Shin Tae-yong Saat Persija Kembali ke JIS

Keputusan kembalinya Macan Kemayoran ke stadion kebanggaan warga Jakarta ini mendapatkan sambutan hangat dari mantan pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong. Sosok juru taktik asal Korea Selatan tersebut menilai bahwa sudah selayaknya klub asal ibu kota menggelar pertandingan kandang di arena tersebut. Kehadiran ribuan suporter di tribune diyakini bakal memberikan suntikan motivasi tambahan bagi para pemain di lapangan.

Mantan pelatih Merah Putih tersebut menegaskan bahwa stadion olahraga megah di Jakarta Utara itu sejatinya dirancang khusus untuk menggelar pertandingan sepak bola. Pihak pengelola diharapkan bisa mengutamakan agenda olahraga nasional ketimbang kegiatan hiburan komersial. Langkah tersebut sangat krusial agar kondisi lapangan tetap terjaga dengan baik sepanjang musim bergulir.

“JIS merupakan stadion yang dibangun khusus untuk sepak bola. Oleh karena itu, stadion tersebut seharusnya diprioritaskan untuk kegiatan sepak bola agar pertandingan bisa berlangsung dengan baik,” kata Shin Tae-yong.

Pernyataan langsung tersebut disampaikan guna merespons dinamika penggunaan stadion yang kerap dialihfungsikan untuk ajang hiburan skala besar. Pria yang pernah menukangi Timnas Indonesia itu berharap pihak pengelola arena bisa menetapkan prioritas yang tepat. Hal ini bertujuan agar kualitas pertandingan sepak bola nasional tidak terganggu oleh kendala fasilitas pendukung.

Sorotan Terhadap Kualitas Rumput Lapangan Dan Pengelolaan Arena

Selain memberikan dukungan atas kembalinya tim ibu kota, sang pelatih juga menyoroti kondisi rumput arena yang dinilai kurang optimal menjelang laga kontra Persik Kediri. Masalah permukaan lapangan tersebut disinyalir terjadi akibat intensitas penggunaan arena yang lebih sering dipakai untuk kegiatan konser musik. Dampak dari pengalihan fungsi tersebut dinilai merugikan performa para pemain di atas lapangan hijau.

“Namun, karena saat ini stadion tersebut juga banyak digunakan untuk kegiatan di luar sepak bola, kondisi rumputnya menjadi kurang baik. Akibatnya, kualitas permainan yang ditampilkan juga tidak bisa maksimal,” ucap eks pelatih timnas Indonesia itu.

Ia menilai bahwa kualitas rumput yang prima sangat memengaruhi alur bola serta kenyamanan para atlet saat merancang skema serangan. Jika permukaan lapangan rusak, potensi cedera pemain juga makin meningkat saat berduel merebut bola. Oleh sebab itu, pemeliharaan berkala secara profesional harus menjadi perhatian utama pihak pengelola.

“Singkatnya, saya berharap JIS bisa dikelola dengan lebih baik sebagai stadion khusus sepak bola,” tutur juru taktik berpengalaman tersebut menutup perbincangan. Skuad Macan Kemayoran kini bersiap tampil habis-habisan demi meraih hasil positif sekaligus memberikan tontonan berkualitas bagi seluruh pencinta sepak bola Tanah Air.

Sumber: BolaSport

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *