
Nismedia.id - Pertandingan panas derby Istanbul antara Galatasaray vs Fenerbahce pada pekan lanjutan Liga Turki 2026/2027, Selasa (27/10/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. Laga sengit ini tidak hanya menyajikan duel taktik papan atas, tetapi juga diwarnai insiden perkelahian massal antarpemain di tengah lapangan. Kemenangan krusial ini sukses menghantarkan Galatasaray mengamankan tiga poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Dua gol kemenangan tuan rumah diborong oleh penyerang Victor Osimhen pada babak pertama pertandingan. Sementara itu, tim tamu Fenerbahce hanya mampu memangkas ketertinggalan melalui gol balasan yang dicetak Irfan Can Kahveci pada paruh kedua. Tambahan tiga poin ini membuat Galatasaray semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Turki dengan raihan 22 poin.
Jalannya Babak Pertama: Dominasi Tuan Rumah Dan Dua Gol Victor Osimhen
Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit, tempo permainan langsung berjalan dengan intensitas tinggi di kedua lini. Galatasaray yang bertindak sebagai tuan rumah mengambil inisiatif serangan lebih dahulu guna membongkar barisan pertahanan rapat Fenerbahce. Tekanan bergelombang yang dilancarkan kubu tuan rumah akhirnya membuahkan hasil manis pada pertengahan babak pertama.
Penyerang Galatasaray, Victor Osimhen, sukses memecah kebuntuan pada menit ke-29 setelah memanfaatkan umpan matang di dalam kotak penalti lawan. Osimhen kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang lawan dengan mencetak gol kedua pada menit ke-44 jelang turun minum. Keunggulan 2-0 untuk Galatasaray bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Barisan belakang Fenerbahce tampak kesulitan mengantisipasi pergerakan agresif para penyerang lawan sepanjang paruh pertama. Kegagalan meredam pergerakan Osimhen membuat tim tamu harus menguras tenaga ekstra untuk memperbaiki koordinasi pertahanan. Hingga ruang ganti, tuan rumah memegang kendali penuh atas jalannya pertandingan.
Jalannya Babak Kedua: Kericuhan Massal Pemain Dan Kartu Kuning Wasit
Memasuki babak kedua, Fenerbahce berupaya bangkit dan meningkatkan intensitas serangan demi mengejar defisit dua gol. Usaha pantang menyerah tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-62 saat gelandang Irfan Can Kahveci berhasil menjebol gawang Galatasaray. Gol balasan tersebut sempat memantik semangat para pemain Fenerbahce untuk terus menekan demi mencari gol penyama kedudukan.
Tensi pertandingan yang semakin memanas menjelang akhir laga memicu perselisihan sengit antarpemain dari kedua kubu. Ketegangan berawal dari aksi saling dorong antara penyerang Fenerbahce, Kerem Akturkoglu, dan pemain Galatasaray, Roland Sallai. Situasi semakin runyam saat bek Galatasaray, Abdulkerim Bardakci, terlibat pergelatan fisik dengan penggawa Fenerbahce, El Chadaille Bitshiabu, sehingga memancing keributan massal yang melibatkan pemain pengganti serta official kedua tim.
Kepemimpinan wasit diuji secara ketat untuk meredakan emosi para pemain yang saling berhadapan di lapangan. Wasit akhirnya mencabut total tujuh kartu kuning sepanjang laga, dengan rincian dua kartu kuning untuk Galatasaray dan lima kartu kuning untuk Fenerbahce. Kemenangan 2-1 ini membawa Galatasaray mantap di puncak klasemen dengan 22 poin hasil dari tujuh kemenangan, satu imbang, dan satu kalah, sedangkan Fenerbahce tertahan di posisi kelima dengan 16 poin.
Sumber: CNN Indonesia






