
Nismedia.id - Penyerang Bayern Munchen, Harry Kane, resmi dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2026 usai mengungguli 29 kandidat lainnya berdasarkan hasil pemungutan suara 100 jurnalis internasional. Dalam malam penganugerahan yang berlangsung di London Palladium pada Senin waktu setempat, kapten Timnas Inggris itu sukses mengalahkan dua pesaing terberatnya, yakni striker Real Madrid, Kylian Mbappe, dan penyerang muda Barcelona, Lamine Yamal.
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengaku sangat bangga dan menyampaikan pujian setinggi langit atas pencapaian anak asuhnya di panggung sepak bola dunia tersebut. Kemenangan ini juga mengakhiri dahaga penantian publik sepak bola Inggris selama 25 tahun untuk memiliki peraih Bola Emas. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan posisi Kane dalam jajaran pesepak bola legendaris daratan Inggris.
Kutipan Haru Harry Kane Dan Pujian Thomas Tuchel
Dalam pidato kemenangannya, Kane menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Tuchel beserta jajaran staf kepelatihan Timnas Inggris yang terus mendorong performa terbaiknya di lapangan. Ia merasa bangga bisa memimpin rekan-rekannya saat memikul tanggung jawab besar membela panji kebanggaan negara di kancah internasional.
Kane memberikan penghormatan secara terbuka kepada tim pelatih atas dedikasi mereka dalam membimbing skuad nasional. “Thomas Tuchel dan staf di Timnas Inggris, jajaran pimpinan, cara kalian membimbing kami dan mendorong kami untuk menjaga standar merupakan sesuatu yang patut dikagumi,” kata Kane.
Ia juga menambahkan komitmennya untuk selalu memberikan yang terbaik saat berjuang maksimal di lapangan hijau. “Merupakan suatu kehormatan untuk mewakili Anda serta mewakili lambang Inggris dengan cara yang sama seperti yang Anda lakukan,” lanjutnya.
Merespons pidato tersebut, Tuchel memberikan ucapan selamat yang menyentuh atas pengakuan tertinggi yang diterima oleh kapten timnya. “Saya sudah kehabisan kata-kata untuk menggambarkan penampilan Anda sejak lama, tetapi saya senang melihat Anda kini secara resmi mendapat pengakuan dari dunia sepak bola,” ujar Tuchel.
Tuchel menambahkan bahwa pencapaian ini terasa makin istimewa karena sang pemain sanggup menghentikan puasa gelar individu level dunia bagi publik Inggris. “Menjadi pemain Inggris pertama yang meraih penghargaan besar ini dalam 25 tahun terakhir membuatnya semakin istimewa, dan kami beruntung memiliki Anda sebagai pemimpin,” kata Tuchel.
Juru taktik asal Jerman tersebut meyakini sang striker akan terus membuktikan ketajamannya di atas lapangan. “Saya tahu Anda akan menikmati momen ini bersama orang-orang yang Anda cintai, kemudian kembali melakukan hal yang paling Anda kuasai, yaitu mencetak gol dan memenangkan pertandingan sepak bola,” sambungnya.
Sejarah 25 Tahun Dan Penghormatan Dari Stadion Wembley
Keberhasilan Kane menyabet penghargaan Harry Kane Ballon d’Or 2026 menyejajarkannya dengan deretan legenda besar Inggris seperti Sir Stanley Matthews, Sir Bobby Charlton, Kevin Keegan, dan Michael Owen yang terakhir kali memenanginya pada 2001. Keberhasilan ini membuktikan bahwa penyerang berusia 33 tahun tersebut masih berada di puncak performa terbaiknya.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi bersejarah ini, Stadion Wembley memberikan penghormatan khusus dengan menerangi lengkungan ikonik stadion menggunakan cahaya berwarna emas pada Senin malam. Momen indah ini menjadi simbol kebanggaan seluruh masyarakat Inggris atas keberhasilan sang kapten mengharumkan nama bangsa.
Dengan dukungan penuh dari Tuchel dan jajaran pelatih, Kane diproyeksikan bakal terus menjadi pilar utama Timnas Inggris dalam menghadapi berbagai kompetisi mendatang. Publik kini menantikan kontribusi dan gol-gol lanjutan dari sang penyerang di level klub maupun internasional.
Sumber: Liputan6






