Arsenal Akhiri Kutukan, Liverpool Kembali Kehilangan Magisnya Anfield?

Arsenal Akhiri Kutukan, Liverpool Kembali Kehilangan Magisnya Anfield?
Potret Liverpool yang kalah di Anfield (Instagram: @tliverpoolfc)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Stadion Anfield yang dikenal sebagai benteng Liverpool akhirnya roboh di tangan Arsenal dalam lanjutan Premier League 2026‑2027. Laga berakhir dengan skor tipis 1‑0 untuk tim tamu, berkat gol tunggal Kai Havertz yang lahir dari umpan presisi Declan Rice.

Gol penentu kemenangan itu tercipta pada babak pertama, saat Declan Rice berhasil melepaskan umpan mendatar ke sisi belakang kotak penalti. Kai Havertz yang sudah berada di posisi tepat segera menyambar bola dan menaklukkan kiper Liverpool. Sejak gol tersebut tercipta, Arsenal lebih memilih bertahan dengan disiplin sambil melancarkan serangan balik sesekali.

Kemenangan ini mengakhiri rentetan buruk Arsenal di Anfield yang berlangsung sejak September 2012. Saat itu, pelatih kepala mereka, Mikel Arteta masih menjadi pemain lini tengah The Gunner. Sebelum laga kali ini, Arsenal tercatat tidak pernah menang dari 13 pertandingan terakhir di sana dengan rincian lima imbang dan delapan kekalahan.

Paceklik gol semacam ini pernah dialami Liverpool pada musim 1913‑1914 dan 2012‑2013. Kedua periode tersebut juga ditandai dengan kesulitan tim dalam memaksimalkan peluang di depan gawang lawan. Apakah The Reds benar-benar kehilangan magisnya Anfield dengan hanya mencetak empat gol dalam 5 laga di kandang.

Sepanjang laga, Liverpool mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, sebagian besar tembakan mereka masih melambung atau terhalang oleh pertahanan Arsenal yang tertata rapi. Kiper tim tamu juga tampil tangguh menepis upaya‑upaya terbaik penyerang tuan rumah.

Bagi Arsenal, kemenangan ini bukan sekadar mematahkan kutukan, melainkan juga dorongan besar dalam persaingan gelar juara musim ini. Tim tersebut berhasil mengumpulkan poin penuh dari markas lawan yang paling sulit dikalahkan selama bertahun‑tahun.

Di sisi lain, Liverpool harus segera mengatasi masalah produktivitas gol di kandang sendiri agar tidak tergelincir ke posisi bawah klasemen. Beberapa pengamat sepak bola berpendapat bahwa tim ini perlu mengubah pola serangan agar lebih efektif di area terlarang lawan. Jika tidak diperbaiki, tren paceklik gol ini bisa merugikan perjuangan mereka musim ini.

Pertandingan selanjutnya akan membawa Arsenal bertanding di kandang melawan tim papan tengah, Hull City pada 7 November. Sedangkan Liverpool akan bertanding tandang melawan Crystal Palace pada 8 November medatang.

Sumber: The Touchline

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *