
Nismedia.id - Timnas Indonesia mendapatkan kepastian positif terkait agenda uji coba internasional mendatang di kawasan Timur Tengah. Kepastian ini didapat setelah Federasi Sepak Bola Australia merilis jadwal bertanding di Amman yang menjadi indikasi kuat bahwa agenda Timnas Indonesia Tetap Away ke Yordania dapat terlaksana sesuai rencana pada FIFA Matchday November 2026. Keputusan ini melapangkan jalan bagi skuad Merah Putih untuk berjuang maksimal di luar negeri sebagai persiapan menuju Piala Asia 2027.
Sebelumnya, kelanjutan laga tandang pasukan Merah Putih sempat berada dalam ketidakpastian akibat memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Namun, langkah tegas Australia yang mengonfirmasi dua laga tandang melawan Qatar di Doha pada 13 November 2026 dan Yordania pada 17 November 2026 memberikan jaminan keamanan bagi tim-tim internasional. Kondisi ini membuat manajemen tim nasional makin mantap mengeksekusi program latihan luar negeri.
Peluang Timnas Indonesia Tetap Away ke Yordania dan Kondisi Keamanan
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sempat menyuarakan kekhawatiran mendalam mengenai eskalasi konflik yang terjadi di sekitar wilayah pertandingan. Thohir menyoroti dinamika keamanan regional yang berpotensi memengaruhi keselamatan para pemain dan official skuad Merah Putih selama berada di lokasi. Kendati demikian, pihak federasi terus memantau perkembangan situasi secara intensif bersama otoritas setempat.
Thohir menyampaikan keprihatinannya atas situasi keamanan sebelum adanya kepastian jadwal resmi dari tim penantang lain. “Situasi di Timur Tengah memang menjadi hal yang mengkhawatirkan. Kemarin, Yordania juga dilaporkan menyerang Suriah setelah adanya serangan terhadap sebuah rumah ibadah. Tentu, kami prihatin dengan situasi tersebut,” kata Thohir. Keterangan tersebut menegaskan bahwa prioritas utama federasi tetap pada keselamatan fisik seluruh rombongan tim nasional.
Selain kepastian bertanding melawan Yordania, federasi juga bergerak cepat menyelesaikan pembicaraan dengan calon lawan kedua untuk mengisi slot FIFA Matchday. Tim nasional Kuwait menjadi kandidat kuat yang gencar dirumorkan bakal menjadi lawan tanding skuad Merah Putih berikutnya. Thohir mengakui bahwa proses negosiasi tidak berjalan mudah karena sebagian besar federasi telah mengunci komitmen jadwal bertanding sejak jauh hari.
“Belum. Justru itu yang harus segera kami cari karena situasinya saat ini tidak mudah dan cukup kompleks. Banyak tim nasional lain yang sudah memiliki komitmen jadwal pertandingan. Karena itu, kami harus segera mencari alternatif,” lanjut Thohir memaparkan perkembangan pencarian lawan uji coba. Pasukan Garuda berharap penetapan lawan kedua dapat segera tuntas demi mematangkan skema taktik pelatih.
Perawatan Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Pembentukan Karakter Tim
Di sisi lain, Thohir memastikan bahwa pasukan Garuda tidak akan menggelar pertandingan FIFA Matchday periode November 2026 di kandang sendiri. Keputusan tersebut diambil karena markas utama tim nasional, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sedang menjalani proses perawatan besar-besaran pada bagian rumput dan fasilitas stadion. Selain itu, kawasan stadion juga dijadwalkan bakal mendukung penyelenggaraan beberapa agenda nasional penting.
Thohir menegaskan bahwa ketidaktersediaan stadion utama memaksa seluruh rangkaian uji coba dialihkan penuh ke markas lawan. “Menurut saya, kemungkinan bermain di kandang sendiri saat ini tidak memungkinkan. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sedang menjalani perawatan besar-besaran. Selain itu, ada beberapa acara besar yang harus kita dukung bersama,” ucap Thohir.
Meski harus mengarungi laga tandang di negeri orang, tim pelatih memandang situasi ini sebagai momentum berharga untuk memperkuat mentalitas bertanding para pemain. Pengalaman menghadapi tekanan pendukung lawan di kawasan Timur Tengah dinilai sangat krusial sebelum tampil pada putaran final Piala Asia 2027 mendatang. Skuad Merah Putih bertekad memanfaatkan seluruh laga uji coba internasional untuk meningkatkan kualitas permainan tim.
“Memang sudah ada komitmen bahwa tim nasional akan bermain di luar negeri pada November. Namun, ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter ketika para pemain bertanding di luar negeri,” tambah Thohir mengakhiri penjelasannya. Keberanian bertanding di kandang lawan diharapkan membuat para pilar Merah Putih makin solid dan siap memberikan hasil terbaik bagi bangsa.
Sumber: BolaSport






