
Nismedia.id - Pelatih AC Milan Ruben Amorim mengecam keras penampilan anak asuhnya usai takluk dari Ferencvaros pada matchday keempat Liga Europa 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion San Siro, Rossoneri justru dipaksa menyerah dua gol tanpa balas dari wakil Hungaria tersebut pada Jumat dini hari WIB. Hasil mengecewakan ini memicu sorotan tajam terhadap performa tim tuan rumah yang tampil jauh di bawah standar.
Dua gol kemenangan tim tamu borongan dicetak oleh Lenny Joseph pada babak kedua yang sekaligus memperpanjang catatan buruk klub Italia tersebut di pentas Eropa. Amorim menilai kekalahan ini sangat memalukan karena para pemainnya seolah bermain tanpa daya dan upaya di sepanjang laga. Kekecewaan mendalam pun langsung diluapkan sang juru taktik usai pertandingan berakhir.
Kekecewaan Mendalam Pelatih AC Milan Ruben Amorim Usai Laga
Juru taktik berkebangsaan Portugal tersebut tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya saat memberikan keterangan pers pascapertandingan di laman resmi UEFA. Ia menegaskan bahwa penampilan skuadnya sangat tidak pantas ditunjukkan oleh tim sekelas Rossoneri di panggung internasional. Performa buruk di kandang sendiri dinilai sebagai bentuk ketidakhormatan kepada para pendukung yang telah hadir di stadion.
“Saya tidak mau berbohong kepada para pemain saya. Namun kami tidak boleh bermain seperti ini, terutama ketika kami bermain di depan para fans kami sendiri,” ujar Amorim.
Pernyataan pedas sang manajer menjadi cerminan kekecewaan atas kurangnya intensitas permainan yang diperagakan para pemain sepanjang laga. Ia merasa performa loyo tersebut sangat merugikan tim yang sedang membutuhkan poin penuh untuk mengamankan posisi di klasemen. Skuad Rossoneri kini dituntut untuk segera melakukan evaluasi total demi membenahi permainan mereka.
Kegagalan Memanfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain di San Siro
Amorim menyoroti kegagalan timnya dalam mengembangkan permainan sejak awal laga akibat tekanan intensitas tinggi dari skuad lawan. AC Milan seolah kehilangan pola permainan dan gagal menghentikan alur serangan yang dibangun Ferencvaros secara konsisten. Tim tamu tampil jauh lebih agresif dan efektif dalam menguasai jalannya laga sejak paruh pertama.
“Hari ini kami bermain dengan sangat sangat buruk, terutama di babak pertama,” tegas Amorim.
Kekecewaan Amorim makin memuncak lantaran timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah kubu Ferencvaros harus bermain dengan 10 orang pada babak kedua. Meski memiliki keunggulan kuantitas pemain di lapangan, para penggawa tuan rumah tetap tidak mampu membongkar pertahanan lawan untuk mencetak gol balasan. Hasil ini menunjukkan tumpulnya lini serang Rossoneri dalam memanfaatkan situasi krusial.
Tren Negatif AC Milan Terus Berlanjut di Liga Europa
Hasil memilukan di kandang sendiri ini semakin memperpanjang tren negatif yang sedang dialami AC Milan di pentas Eropa. Kekalahan dari Ferencvaros menjadi hasil buruk ketiga yang ditelan tim dari empat pertandingan awal musim ini. Catatan tersebut tentu menjadi rekor yang sangat tidak memuaskan bagi klub sebesar AC Milan.
Kekalahan berturut-turut ini memaksa skuad Rossoneri makin terlempar ke papan bawah klasemen sementara league phase Liga Europa. Saat ini tim yang bermarkas di San Siro tersebut terjerembab di posisi ke-28 klasemen sementara. Posisi ini menempatkan mereka dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan untuk dapat melangkah ke fase gugur.
Situasi sulit ini menuntut pembenahan cepat dari jajaran pelatih dan seluruh staf teknis menjelang laga-laga berikutnya di berbagai kompetisi. Amorim harus segera menemukan formula terbaik agar para pemain mampu bangkit dan mengakhiri tren negatif ini. Perjuangan AC Milan untuk menjaga asa lolos dipastikan akan berjalan makin berat dan penuh tekanan.
Sumber: Bola.net






