
Nismedia.id - Borneo FC Samarinda kembali menunjukkan siapa penguasa Super League 2025/2026. Tampil dominan di kandang sendiri, Stadion Segiri, Samarinda, pada Rabu (5/11/2025), Pesut Etam sukses menghajar Dewa United dengan skor telak 4-0.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa. Hasil ini mengukuhkan dominasi Borneo FC yang meraih sembilan kemenangan berturut-turut di awal musim ini.
Mengukir Sejarah: Sembilan Kemenangan Beruntun
Performa gemilang ini membuat Borneo FC mencatatkan rekor sempurna yang luar biasa. Mereka belum terkalahkan sejak pekan pertama hingga pekan ke-11 Super League 2025/2026.
Lebih istimewa lagi, Perolehan sembilan kemenangan beruntun ini membuat Borneo FC berhasil menyamai rekor emas yang sebelumnya di catatkan oleh PSM Makassar pada Liga 1 musim 2022/2023. Skuad asuhan Fabio Lefundes ini menunjukkan konsistensi dan mental juara yang sangat kuat.
Melihat tren super positif ini, Borneo FC berpeluang besar untuk memecahkan rekor PSM dan mencatatkan sejarah baru. Peluang itu terbuka lebar, mengingat pada pekan ke-12 nanti, mereka akan menghadapi Semen Padang, tim yang saat ini sedang berjuang di dasar klasemen (Sumber: harian.fajar.co.id).
Jalannya Laga: Pesta Gol di Segiri
Meski menang besar, Dewa United sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan di menit-menit awal. Namun, upaya Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan belum mampu menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya (Sumber: bola.kompas.com).
Babak Pertama: Sundulan Nduwarugira Pecah Kebuntuan
Borneo FC justru yang tampil lebih klinis. Pada menit ke-14, Pesut Etam mendapat tiga peluang emas sekaligus melalui Mariano Peralta dan Nduwarugira, namun kiper Sonny Stevens masih tampil sigap.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-16. Berawal dari skema sepak pojok yang dieksekusi Kei Hirose, bola meluncur deras ke arah Christophe Nduwarugira. Dengan sundulan kerasnya, ia berhasil menggetarkan jala gawang Dewa United dan mengubah skor menjadi 1-0.
Dewa United sempat mencoba membalas. Ricky Kambuaya mendapat peluang emas di penghujung babak pertama, sayangnya sepakan kerasnya masih melebar tipis dari gawang Nadeo Argawinata. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum (Sumber: bola.kompas.com).
Babak Kedua: Pesut Etam Mengamuk
Memasuki babak kedua, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mencoba merespons dengan melakukan perubahan taktik dan memasukkan beberapa pemain segar. Namun, upaya mereka sia-sia di hadapan solidnya pertahanan Borneo FC.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Dewa United justru kembali bobol. Pada menit ke-65, Cadenazzi sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk menggandakan keunggulan.
Pesta gol Borneo FC ditutup oleh pemain pengganti yang dikenal memiliki kecepatan kilat, Terens Puhiri. Pada menit ke-80, Puhiri memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan dan melesakkan bola, mengubah skor menjadi 4-0.
Kemenangan telak tanpa kebobolan (clean sheet) ini menjadi sinyal peringatan keras bagi tim-tim rival. Borneo FC semakin kokoh di puncak klasemen dan sangat serius dalam perburuan gelar musim ini (Sumber: radarcirebon.tv).
Susunan Pemain Borneo FC Samarinda vs Dewa United Banten
Borneo FC Samarinda:
- Pelatih: Fabio Lefundes
- Kiper: Nadeo Argawinata
- Belakang: Westherley Garcia, Christophe Nduwarugira, Komang Teguh Trisnanda, Fajar Fathurrahman
- Tengah: Rivaldo Pakpahan, Juan Villa, Maicon Souza, Kei Hirose
- Depan: Mariano Peralta, Joel Vinicius.
Dewa United Banten:
- Pelatih: Jan Olde Riekerink
- Kiper: Sonny Stevens
- Belakang: Wahyu Prasetyo, Cassio Scheid, Edo Febriansyah, Rizdjar Nurviat
- Tengah: Hugo Gomes, Alexis Messidoro, Ricky Kambuaya, Alta Ballah
- Depan: Alex Martins, Egy Maulana.






