
Nismedia.id - Teka-teki mengenai siapa yang akan menduduki kursi panas pelatih Timnas Indonesia pasca pemecatan Patrick Kluivert pada Oktober 2025 mulai menemukan titik terang. Nama besar kembali mencuat, kali ini sosok tersebut datang dari salah satu klub terbesar di dunia, Liverpool.
Sosok tersebut adalah Giovanni van Bronckhorst. Mantan kapten Timnas Belanda yang kini menjabat sebagai asisten pelatih Arne Slot di Liverpool ini santer dikabarkan masuk dalam radar utama PSSI.
Sebagaimana dilaporkan oleh BolaSport.com yang mengutip Football Insider 247, PSSI saat ini tengah serius mempertimbangkan Van Bronckhorst. Media asal Inggris tersebut bahkan mengklaim informasi ini valid dan berasal dari “sumber terpercaya”.
Krisis di Liverpool, Van Bronckhorst Dapat Izin Hengkang
Rumor ini semakin berhembus kencang seiring dengan situasi internal Liverpool yang sedang tidak kondusif. Melansir Tribunnews Sultra, The Reds tengah mengalami masa sulit di Liga Inggris musim ini dan terpuruk di peringkat ke-12 klasemen sementara.
Kondisi ini memicu spekulasi perombakan staf, di mana Van Bronckhorst disebut-sebut tertarik untuk kembali menjadi pelatih kepala (head coach) ketimbang hanya menjadi asisten. Media Turki, Halk TV, bahkan menyebut manajemen Liverpool tidak akan menghalangi jika pria berdarah Maluku itu ingin menerima tawaran dari Indonesia.
“Dilaporkan pelatih Belanda berusia 50 tahun itu tertarik kembali ke peran manajerial dan Liverpool akan mengizinkan Van Bronckhorst untuk menerima tawaran potensial,” tulis media tersebut.
Utusan PSSI Terbang ke Eropa
Keseriusan PSSI dalam berburu juru taktik anyar juga terlihat dari manuver nyata yang dilakukan federasi. Mengutip laporan Kompas.com, PSSI dikabarkan segera mengutus Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, untuk terbang langsung ke Eropa.
Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, memberikan sinyal bahwa perburuan pelatih memang mengerucut ke Benua Biru. “Saya belum tahu pasti, tapi konon kabarnya nanti ditanyakan kepada Pak Mardji. Beliau akan berangkat ke Eropa,” ujar Zainudin.
Selain Van Bronckhorst, Kompas juga menyebut beberapa nama lain yang masuk bursa, seperti Frank de Boer, Heimir Hallgrimsson, hingga Timur Kapadze. Namun, koneksi emosional dan banyaknya pemain keturunan Belanda di skuad Garuda membuat nama Van Bronckhorst menjadi yang paling logis.
Belajar dari Kegagalan Kluivert, PSSI Cari Pelatih Teruji
Meski nama Van Bronckhorst sangat menggoda, PSSI menegaskan tidak akan gegabah. Kegagalan Patrick Kluivert membawa Timnas lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi pelajaran mahal. PSSI tak mau lagi terkecoh oleh nama besar semasa menjadi pemain.
Dalam wawancaranya yang dilansir BolaSport.com, Zainudin Amali menegaskan bahwa PSSI akan membedah rekam jejak kepelatihan sang kandidat secara mendalam.
“Kalau dia pemain bagus, belum tentu melatihnya bagus. Kita sudah punya pengalaman dengan Patrick Kluivert,” tegas Zainudin, Sabtu (22/11/2025).
Secara statistik, Van Bronckhorst memiliki modal yang jauh lebih meyakinkan dibanding Kluivert. Berikut adalah ringkasan rekam jejak pelatih berusia 50 tahun tersebut:
- Pengalaman Klub: Feyenoord (Belanda), Guangzhou R&F (China), Rangers (Skotlandia), Besiktas (Turki).
- Persentase Kemenangan: Mencapai rata-rata 58%.
- Prestasi: Membawa Rangers ke final Liga Europa (2022) dan juara Liga Belanda bersama Feyenoord.
Faktor Komunikasi dan Target Tinggi
Selain rekam jejak taktis, faktor adaptasi juga menjadi pertimbangan. Keberadaan 16 pemain naturalisasi kelahiran Belanda di skuad Timnas Indonesia saat ini akan sangat terbantu jika pelatih memiliki kesamaan bahasa dan budaya sepak bola.
Namun, siapa pun yang terpilih nanti, PSSI memastikan akan menyertakan klausul target yang ketat dalam kontraknya. “Federasi juga harus ada target, apa yang harus dicapai. Tidak bisa dilepas tanpa ada target,” pungkas Zainudin Amali.






