Gagal Melaju ke Final SEA Games 2025, Akira Higashiyama Targetkan Perunggu untuk Timnas Putri Indonesia

Gagal Melaju ke Final SEA Games 2025, Akira Higashiyama Targetkan Perunggu untuk Timnas Putri Indonesia
Potret Akira Higashiyama di SEA Games 2025 (Instagram: akira_higashiyama)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Langkah Timnas Putri Indonesia untuk tampil di partai puncak harus terhenti usai kalah telak 5-0 dari Vietnam pada laga semifinal SEA Games 2025 di Stadion Chonburi, Minggu 14 Desember. Meski gagal melaju ke final, pelatih Garuda Pertiwi, Akira Higashiyama, meminta anak asuhnya bangkit dan kini fokus menargetkan medali perunggu.

Tim asuhan Akira Higashiyama masih punya kesempatan membawa pulang medali perunggu melalui kekalahan tim lain. Tim yang kalah dari pertandingan semifinal SEA Games 2025 antara Thailand vs Filipina akan bersaing dengan Indonesia. Pertandingan terakhir Garuda Pertiwi ini akan berlangsung pada 17 Desember 2025.

Sekedar informasi, Timnas Indonesia Pertiwi ini belum pernah memberikan medali perunggu di gelaran SEA Games. Pencapaian terbaiknya ada di tahun 1997 dan 2001 yaitu menduduki posisi keempat. Dikutip Nismedia.id dari Instagram @timnasindonesia, Garuda Pertiwi tertinggal dari Vietnam sejak menit ke-28. Diketahui, Timnas Vietnam berhasil mendominasi pertandingan sejak babak pertama.

Gol yang didapatkan Timnas Vietnam berasal dari Nguyen Thi Bich Thuy, Pham Hai Yen, dan Huynh Nhu. Nguyen Thi Bich Thuy mendapatkan gol pada menit ke-28 dan 80. Pham Hai Yen pada menit ke-49 dan 58, sementara Huynh Nhu menit ke-86.  Pertahanan Indonesia akhirnya jebol pada menit ke-28 ketika wasit memberi hadiah tendangan penalti untuk The Golden Girls setelah Gea Yumanda melakukan handball di kotak terlarang.

Kesempatan ini mampu dimaksimalkan oleh Nguyen Thi Bich Thuy yang dipercaya menjadi eksekutor. Kepercayaan ini diindahkan Nguyen Thi Bich Thuy hingga menjadi kemenangan sementara bagi Vietnam. Timnas putri Indonesia mencoba mengejar ketertinggalan di sisa waktu babak pertama. Namun, hingga 10 menit akhir jelang berakhirnya waktu normal, Garuda Pertiwi masih menghadapi kebuntuan.

Reva Oktaviani sempat mencoba peruntungan untuk menyamakan kedudukan di menit ke-44 usai menerima umpan Sheva Imut. Tendangan langsung ia kirimkan dari luar kotak penalti ke gawang Vietnam namun terlalu lemah, sehingga dengan mudah diamankan kiper Tran Thi Kim Thanh. Pada injury time, tepatnya di menit ke-45+2, Indonesia mendapat peluang terbaik melalui melalui Sheva Imut. Sang pemain melakukan pergerakan tunggal ke kotak penalti lawan sebelum akhirnya melepas tembakan yang menyasar tiang jauh.

Tembakan itu menguntungan bagi Vietnam karena bola masih diselamatkan di tiang gawang. Kesempatan ini dimanfaatkan Claudia Scheunemann dengan mencoba rebound namun gerakannya terlambat menjangkau si kulit bundar. Di akhir babak pertama, Garuda Pertiwi tak mampu berbuat banyak dengan tipisnya waktu tersisa. Skor 1-0 bagi keunggulan The Golden Girls bertahan sampai jeda.

Timnas putri Indonesia lanjut mencari peluang untuk mengejar ketertinggalan di babak kedua. Namun, alih-alih mencetak angka penyeimbang, Garuda Pertiwi justru kebobolan lagi di menit ke-49 dengan gol dari Pham Hai Yen. Upaya sapuan bola Iris Joska De Rouw berhasil dipotong dengan sundulan dari Pham Hai Yen di kotak penalti. Si kulit bundar menggetarkan gawang Indonesia tanpa bisa diantisipasi hingga skor berubah 2-0. Berada di posisi nyaman, Vietnam tak henti-henti menggempur pertahanan Garuda Pertiwi. Di menit ke-58, Pham Hai Yen kembali membawa The Golden Girls unggul makin jauh dengan 3-0. 

Pada menit ke-80 Nguyen Thi Bich Thuy mencetak gol keduanya. Skuad asuhan Akira Higashiyama masih terus dihajar Vietnam hingga mendekati akhir pertandingan. Huynh Nhu mengukuhkan dominasi dengan gol kelima di menit ke-86. Tambahan waktu 5 menit diberikan sebagai injury time, namun Indonesia tak sanggup memperkecil ketertinggalannya. Skor 5-0 bagi keunggulan Vietnam tak berubah sampai pertandingan selesai. Meskipun kebobolan 5 gol, kiper Garuda Pertiwi, Iris Joska De Rouw sempat menghadang bola dari The Golden Girls dengan sigap.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *