
Nismedia.id - 3 dari 5 wakil Indonesia telah tumbang pada level tertinggi dalam seri (Badminton World Federation) BWF World Tour. Masih ada Fajar/Fikri dan Sabar/Reza yang akan berlaga di babak penyisihan grup HSBC BWF World Tour Finals 2025 mulai 16.00 WIB.
Tunggal putra Jonatan Christie, tunggal putri Putri Kusuma Wardani, dan pasangan ganda campuran telah melaksanakan babak penyisihan grup BWF World Tour Finals 2025 mulai pukul 08.30 tadi pagi. Partai perdana babak penyisihan grup digelar di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China. Seluruh wakil Indonesia akan bertanding tanggal 17 Desember 2025.
Putri Kusuma Wardani tumbang dari tunggal putri nomor 1 dunia saat bertanding di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium dengan skor 16-21, 21-8, 8-21. Pertandingan Putri KW vs An Se Yong berlangsung cukup ketat. Pada gim pertama Putri KW bisa mengungguli pemain tunggal putri terbaik dunia hingga interval dengan skor 12-11. Sayangnya kejar-kejaran keduanya harus berakhir di skor 16-16 karena Putri tidak mampu mengimbangi An Se Young.
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @badminton.ina, gim kedua tunggal putri terbaik 7 itu memimpin di awal dengan skor 6-5 bahkan keunggulan tetap berpihak kepadanya hingga interval 11-5 dan kemenangan gim kedua pun menjadi milik tunggal putri Indonesia. Pada gim penentuan An Se Young balas dendam bahkan langsung unggul 11-1 hingga interval. Di akhir gim penentu, An Se Young memastikan kemenangan dengan skor akhir 21-8.
Ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathalie Pasaribu takluk dari ganda campuran China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping pada babak penyisihan grup B. Jafar/Felisha kalah dari pasangan ganda campuran terbaik 10 dunia dengan skor akhir 18-21 dan 16-21.
Pada gim pertama,Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathalie Pasaribu bersaing ketat bahkan sempat mendapatkan poin 18-19. Tidak lama kemudian Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping menambah 2 poin berturut-turut hingga gim pertama selesai.
Di awal gim kedua, Jafar/Felisha sempat unggul 2-0 dan pertandingan pun berjalan sangat ketat namun ganda campuran Indonesia itu masih memegang keunggulan dengan 11-10 hingga interval. Sayangnya kondisi berbalik ketika Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping menambah 6 poin secara beruntun.
Di akhir gim kedua Fajar/Felisha hanya mampu mendapatkan 16 poin dan tidak mampu mengejar poin Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping hingga pertandingan berakhir. Setelah kekalahannya dari Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, Felisha Alberta Nathalie Pasaribu mangakui kualitas lawa yang berada di atas level mereka baik secara teknis maupun teknik.
“kami sering kehilangan poin beruntun karena kesalahan kami sendiri. Secara teknik, power, fokus, mental, dan fisik masih banyak yang harus diperbaiki, semuanya harus ditingkatkan,” pungkas Felisha.
Sementara tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie kalah dari tunggal putra Thailand, Kunlavut Vitidsarn dengan skor akhir 10-21 dan 16-21. Jojo kualahan menghadapi lawan sejak gim pertama hingga tertinggal 5-10. Bahkan hingga akhir gim pertama Jojo tidak berhasil mengungguli Kunlavut Vitidsarn. Pada gim kedua, Jonatan Christie sempat mengikis jarak poin mereka. Sayangnya tunggal putra terbaik 5 dunia itu tidak mampu bermain konsisten hingga tertinggal jauh dari Kunlavut Vitidsarn dengan skor akhir 14-21.






