4 Wasit Top Asal Inggris dan Prancis Gagal Pimpin Sisa Laga Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya

4 Wasit Top Asal Inggris dan Prancis Gagal Pimpin Sisa Laga Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Piala Dunia 2026 tanpa 4 wasit top (Instagram: @fifaworldcup)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Empat nama wasit paling bergengsi di dunia dari Prancis dan Inggris dipastikan tidak akan memimpin pertandingan tersisa di ajang Piala Dunia 2026. Keputusan ini mengejutkan karena reputasi mereka sebagai pengadil lapangan paling handal saat ini.

FIFA menetapkan aturan ketat terkait penunjukan wasit dengan melarang wasit berasal dari negara yang masih bertanding. Hal ini untuk mencegah terjadinya konflik kepentingan yang dapat merusak keadilan jalannya pertandingan.

Selain aturan umum tersebut, terdapat kebijakan khusus yang berlaku bagi hubungan antara Inggris dan Argentina. Kebijakan ini lahir dari latar belakang perang Falklands yang terjadi tepat 44 tahun silam.

Dikutip Nismedia.id dari Media Goal, FIFA memberlakukan syarat netralitas ekstra untuk menghindari potensi ketegangan yang muncul akibat isu politik. Wasit dari Inggris tidak pernah diizinkan memimpin pertandingan yang melibatkan Timnas Argentina.

Sementara wasit asal Prancis tidak bisa bertugas karena tim nasional Prancis masih berjuang di babak semifinal Piala Dunia 2026. François Letexier sendiri sebelumnya sudah memimpin sejumlah laga penting di fase grup dengan penilaian yang sangat baik.

Sementara itu, Clément Turpin merupakan salah satu wasit yang paling sering dipercaya FIFA menangani pertandingan besar di Eropa. Ia memiliki pengalaman luas di Liga Champions serta ajang internasional lainnya. Namun, status Prancis yang masih bertanding membuatnya harus mundur dari daftar calon pengadil untuk laga berikutnya.

Dua wasit asal Inggris juga terkena dampak kebijakan ganda yang diterapkan FIFA. Selain karena Inggris masih bertanding, mereka juga terhalang jika harus memimpin laga yang melibatkan Argentina.

Anthony Taylor sudah menjadi wasit internasional sejak tahun 2010 dan memiliki pengalaman di dua edisi Piala Dunia sebelumnya. Ia dikenal memiliki gaya pengadilan yang tegas namun tetap terbuka terhadap penjelasan kepada pemain.

Michael Oliver merupakan wasit termuda di antara keempat nama tersebut dan dianggap sebagai penerus tongkat estafet pengadil kelas dunia. Ia sering dipercaya menangani pertandingan yang menentukan di Liga Inggris maupun kompetisi Eropa.

Pihak FIFA belum memberikan pernyataan resmi secara terperinci terkait pencoretan keempat wasit ini. Namun, sumber internal yang dekat dengan panitia pelaksana menyatakan bahwa aturan ini sudah disosialisasikan jauh sebelum turnamen dimulai.

Saat ini FIFA sedang menyusun daftar nama wasit lain yang memenuhi syarat untuk memimpin sisa pertandingan. Masyarakat berharap pengadil yang ditunjuk nanti mampu menampilkan performa setara dengan keempat nama yang dicoret.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *