
Nismedia.id - Pertandingan leg pertama play-off Liga Champions antara Benfica melawan Real Madrid menyisakan cerita kelam di luar skor akhir. Drama Benfica Vs Real Madrid ini diwarnai oleh dugaan rasisme terhadap pemain bintang hingga pengusiran pelatih Jose Mourinho dari pinggir lapangan.
Meski Los Blancos menang 1-0 lewat gol tunggal Vinicius Junior, sorotan utama justru tertuju pada serangkaian insiden panas di Estadio da Luz. Drama Benfica Vs Real Madrid tersebut bahkan memaksa wasit menghentikan laga selama 10 menit akibat situasi yang tidak kondusif.
Kronologi Dugaan Rasisme Dan Hujan Botol
Insiden bermula ketika Vinicius Junior memecah kebuntuan pada menit ke-50 lewat tembakan melengkung indah. Sebagaimana dikutip nismedia.id dari Bola.com, selebrasi menari yang dilakukan Vinicius di dekat tribune pendukung tuan rumah memicu kemarahan. Fans Benfica merespons dengan melemparkan botol dan benda-benda lain ke lapangan, sementara kapten Nicolas Otamendi terlibat adu mulut dengan winger Brasil tersebut.
Situasi memanas ketika pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terus melontarkan kata-kata kepada Vinicius. Diduga kuat, Prestianni mengucapkan kata “monyet” yang membuat Vinicius tersinggung dan melapor ke wasit Francois Letexier. Sang pengadil kemudian membuat gestur tangan menyilang, tanda resmi diaktifkannya protokol anti-rasisme FIFA, yang membuat laga terhenti total selama 10 menit.
Kecaman Mbappe Dan Kartu Merah Mourinho
Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, bereaksi keras atas insiden yang menimpa rekannya. Ia mendesak UEFA untuk mengambil tindakan tegas terhadap Prestianni. Menurut Mbappe, pemain yang melakukan tindakan rasis tidak pantas bermain di panggung sekelas Liga Champions. Sayangnya, Prestianni lolos dari hukuman kartu di lapangan karena ia terlihat menutup mulutnya dengan jersey saat kejadian, sehingga wasit tidak memiliki bukti visual langsung.
Di sisi lain, pelatih Benfica Jose Mourinho justru menyalahkan gaya selebrasi Vinicius yang dianggap provokatif. Puncaknya, pelatih berjuluk The Special One itu harus menerima kartu merah di menit-menit akhir pertandingan. Mourinho diusir keluar setelah meluapkan amarah berlebihan kepada ofisial pertandingan terkait keputusan tendangan bebas.
Daftar 6 Drama Kontroversial:
- Dugaan Rasisme: Vinicius Jr menerima ujaran rasis dari pemain lawan.
- Laga Terhenti: Protokol anti-rasisme diaktifkan, laga setop 10 menit.
- Kartu Merah Mourinho: Pelatih Benfica diusir karena protes keras.
- Komentar Mourinho: Menyindir selebrasi Vinicius sebagai pemicu masalah.
- Tuntutan Mbappe: Meminta UEFA melarang Prestianni bermain.
- Prestianni Lolos: Tidak ada kartu untuk pelaku karena menutup mulut dengan jersey.






