
Pertandingan Sheffield United Vs Oxford United berakhir pahit bagi tim tamu yang diperkuat penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny. Dalam lawatannya ke Stadion Bramall Lane, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB, Oxford harus mengakui keperkasaan tuan rumah dengan skor akhir 3-1. Kekalahan telak di laga tandang ini semakin memperberat langkah Oxford United untuk menjauh dari jeratan degradasi EFL Championship.
Meskipun sempat memberikan kejutan di awal laga, Oxford United gagal membendung gelombang serangan tuan rumah di babak kedua. Hasil 3-1 ini membuat posisi armada Des Buckingham semakin kritis di papan bawah klasemen, tepatnya di peringkat ke-23. Kegagalan mencuri poin di markas lawan menjadi pekerjaan rumah besar bagi manajemen untuk menyelamatkan musim ini.
Ole Romeny Tampil Di Babak Kedua
Dalam upaya mengejar ketertinggalan, pelatih Oxford United memutuskan untuk memainkan Ole Romeny pada paruh kedua pertandingan. Penyerang yang menjadi tumpuan Timnas Indonesia tersebut baru dimasukkan pada menit ke-79 menggantikan pencetak gol satu-satunya Oxford, Myles Peart-Harris. Namun, sempitnya waktu bermain membuat Ole kesulitan memberikan dampak signifikan untuk mengubah papan skor 3-1 tersebut.
Masuknya Ole diharapkan mampu memberikan energi baru di lini serang The U’s yang mulai tumpul. Sayangnya, dominasi Sheffield United di lini tengah membuat suplai bola ke depan sangat minim di sisa waktu pertandingan.
“Ole Romeny menggantikan Myles Peart-Harris, meski di sisa laga ini ia belum berhasil menyumbang gol,” tulis laporan jalannya laga, dikutip nismedia.id dari Skor.id.
Kena Comeback Tuan Rumah
Laga sejatinya dimulai dengan sangat baik oleh Oxford United yang berstatus sebagai tim tamu. Mereka sempat membungkam publik Bramall Lane lewat gol cepat Myles Peart-Harris pada menit ke-13 yang mengubah skor menjadi 0-1. Namun, tuan rumah Sheffield United merespons dengan cepat melalui gol penyeimbang Sydie Peck, menutup babak pertama dengan skor sama kuat 1-1.
Petaka bagi Oxford terjadi di babak kedua ketika pertahanan mereka mulai kehilangan konsentrasi menghadapi tekanan tuan rumah. Andre Brooks membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke-66, sebelum akhirnya Chiedozie Ogbene memastikan kemenangan Sheffield United menjadi 3-1 lewat golnya di menit ke-83. Kemenangan ini memantapkan posisi The Blades di peringkat 15 klasemen.
Posisi Kritis Di Zona Merah
Kekalahan dengan skor 3-1 ini menjadi kekalahan ke-15 yang harus ditelan Oxford United sepanjang musim kompetisi 2025/2026. Dengan hanya mengoleksi 27 poin dari 30 pertandingan, posisi mereka kian terjepit di urutan ke-23, tertinggal lima poin dari zona aman. Statistik enam kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 15 kekalahan menunjukkan betapa rapuhnya performa mereka musim ini.
Meski demikian, asa untuk bertahan di kasta kedua Liga Inggris masih belum sepenuhnya tertutup. Oxford United harus segera melupakan hasil buruk 3-1 ini dan fokus menatap laga selanjutnya melawan Coventry City pada Sabtu (7/2/2026). Kemenangan menjadi harga mati jika mereka ingin menjaga peluang lolos dari degradasi.
“Masih terbuka peluang bagi Oxford untuk lepas dari zona degradasi, mereka berjarak lima poin dari tim yang berada di luar zona merah tersebut,” tambah laporan tersebut.














Tinggalkan komentar