
Nismedia.id - Suhu kompetisi Liga Arab Saudi mendadak memanas pasca peresmian Transfer Karim Benzema ke Al Hilal pada Selasa (3/2/2026). Megabintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo, dikabarkan kecewa berat dan menuding adanya ketidakadilan dalam distribusi dana transfer yang dilakukan pengelola liga. Ronaldo menilai rival beratnya tersebut mendapatkan perlakuan istimewa dibandingkan klub yang dibelanya.
Namun, fakta di lapangan justru menepis kecurigaan sang kapten Timnas Portugal tersebut terkait pendanaan Transfer Karim Benzema. Pihak Liga Arab Saudi mengklarifikasi bahwa The Blue Waves sama sekali tidak menggunakan anggaran negara atau klub untuk merekrut mantan penyerang Real Madrid itu. Ternyata, ada sosok donatur kuat yang membiayai kepindahan Benzema dari Al Ittihad.
Tudingan Bias PIF Dan Aksi Mogok
Kekecewaan Ronaldo bermula dari aktivitas belanja pemain Al Hilal yang sangat agresif di bursa transfer musim dingin 2026. Pasukan asuhan Simone Inzaghi tersebut tercatat telah menggelontorkan dana hampir 71 juta euro dan menjadikan Benzema sebagai rekrutan ketujuh mereka. Ronaldo menilai Public Investment Fund (PIF) selaku pemilik kedua klub bersikap berat sebelah.
Pasalnya, pergerakan transfer Al Nassr justru terlihat sangat pasif dibandingkan sang rival. The Global Club tercatat hanya mendatangkan satu pemain, yakni Haydeer Abdulkareem dari klub Irak, Al Zawraa. Sebagai bentuk protes keras, pemain berusia 40 tahun itu bahkan melakukan aksi mogok main saat Al Nassr bertandang ke markas Al Riyadh awal pekan ini.
“CR7 menilai Public Investment Fund (PIF) selaku pemilik kedua klub berat sebelah,” tulis laporan terkait situasi tersebut, dikutip nismedia.id dari Detik.com.
Peran Pangeran Al Waleed Bin Talal
Merespons tuduhan serius tersebut, pejabat Saudi Pro League akhirnya buka suara untuk meluruskan kesalahpahaman. Melansir pemberitaan media lokal, The Blue Waves mendapatkan Benzema tanpa mengeluarkan sepeser pun dana dari kas klub maupun PIF. Kesepakatan ini tercapai berkat campur tangan Pangeran Al Waleed bin Talal.
Sang Pangeran diketahui merupakan pemilik kartu anggota emas suporter Al Hilal yang bertindak sebagai sponsor tunggal dalam kesepakatan ini. Miliarder Arab Saudi tersebut bergerak di luar struktur manajemen keuangan klub, sehingga tidak membebani neraca anggaran tim.
“Jajaran direksi Al Hilal mengapresiasi Pangeran Al Waleed bin Talal yang menjadi sponsor pembelian Karim Benzema,” tulis pernyataan resmi klub di media sosial X.
Didesak Kembali Merumput
Setelah fakta pendanaan ini terungkap, pejabat liga berharap ketegangan dapat segera mereda. Mereka secara khusus meminta Cristiano Ronaldo untuk menghentikan aksi mogoknya dan bersikap profesional. Kehadiran CR7 sangat dinantikan kembali di lapangan hijau, terutama dalam laga big match mendatang.
Al Nassr dijadwalkan akan melakoni laga berat melawan Al Ittihad pada Sabtu (7/2) dini hari WIB. Publik Arab Saudi berharap sang megabintang dapat tampil kembali untuk menjaga gengsi dan persaingan di papan atas klasemen.
“Pejabat Saudi Pro League telah meminta Ronaldo untuk menghentikan aksi mogoknya,” tambah laporan tersebut.






