
Nismedia.id - Klub raksasa Liga Inggris, Manchester City, resmi mengajukan langkah banding terhadap keputusan komisi independen terkait vonis 114 pelanggaran regulasi finansial Premier League. Keputusan ini diambil untuk memperjuangkan posisi klub dalam kasus dugaan tuduhan pelanggaran keuangan periode 2009 hingga 2018.
Pihak manajemen The Citizens menilai vonis komisi tersebut mengandung kesalahan material yang nyata dari segi hukum maupun fakta. Mereka menegaskan memiliki dokumen lengkap untuk membantah seluruh dakwaan yang dialamatkan kepada pihak klub.
Bukti Komprehensif Dan Pernyataan Resmi Manajemen Manchester City
Manajemen klub mengeklaim telah menyerahkan berkas pembuktian yang sangat komprehensif guna mendukung posisi mereka sepanjang proses pemeriksaan berlangsung. Menurut mereka, putusan yang dikeluarkan oleh komisi independen tidak bisa dijadikan sebagai dasar hukum yang aman, dikutip nismedia.id dari BBC.
“Klub tidak bersalah atas tuduhan yang diajukan Premier League dan terdapat bukti komprehensif yang tidak terbantahkan untuk mendukung seluruh posisi klub terkait kasus ini,” tulis pernyataan resmi klub.
Sesuai dengan regulasi baru yang berlaku, sidang banding wajib diselenggarakan dalam jangka waktu maksimal 12 minggu setelah permohonan resmi diajukan. Keputusan akhir dari dewan banding independen akan dikeluarkan paling lambat 30 hari pascasidang selesai dilaksanakan.
Sorotan Federasi Sepak Bola Dan Skema Dugaan Pelanggaran
Federasi Sepak Bola Inggris (FA) turut memberikan perhatian khusus terhadap jalannya proses hukum yang sedang menimpa sang juara bertahan. Badan pengatur sepak bola tersebut menilai bahwa hasil akhir dari kasus ini akan memberikan dampak sangat besar terhadap integritas kompetisi.
“Kami sedang mempertimbangkan secara cermat keputusan tersebut beserta implikasinya dan akan mengambil tindakan yang dianggap tepat,” tulis rilis resmi FA.
Temuan awal dari komisi independen menyebutkan adanya penggunaan kontrak sponsor komersial yang diduga dijadikan sarana menyamarkan dana rahasia senilai 830 juta poundsterling. Pihak klub kini bersiap memberikan argumen sanggahan secara penuh untuk membatalkan vonis tersebut pada tingkatan banding.






