
Nismedia.id - FIFA dikabarkan telah memasukkan Athletic Bilbao ke daftar klub-klub yang dilarang transfer di 3 bursa transfer selanjutnya. Berdasarkan laporan media Spanyol Marca, klub yang menempati posisi ke-10 La Liga ini telah didaftarkan sejak 11 Februari lalu.
Larangan tambah pemain di 3 bursa transfer mendatang ini disebutkan karena adanya masalah perselisihan terkait kompensasi pelatihan pemain dan dokumen yang diajukan. Berdasarkan beberapa sumber, kemungkinan pelarangan ini tidak terjadi jika pihak klub memenuhi persyaratan saat proses perekrutan pemain. Namun, dari pihak FIFA sendiri masih belum buka suara terkait alasan di baliknya.
Dikutip Nismedia.id dari laman marca.com, pihak manajemen Athletic Bilbao menyebut bahwa permasalahan terkait perselisihan transfer seorang pemain tidak akan memiliki dampak besar bagi klub dan akan selesai dalam hitungan jam.
“Ini adalah perselisihan mengenai hak atas seorang pemain dan akan diselesaikan dalam beberapa jam mendatang,” tulis laporan Marca berdasarkan sumber klub.
Berdasarkan laporan media Spanyol Marca, proses transfer pemain yang menjadi penyebab adanya larangan ini yaitu Alex Padilla. Kiper yang baru didatangkan Juni 2025 itu merupakan pemain yang dipinjamkan ke UNAM Pumas sejak Januari di tahun yang sama dengan biaya peminjaman Rp6 miliar.
Biaya Rp6 miliar ini adalah awal mula perselisihan dengan FIFA. Perselisihan ini adalah penyebab dari larangan transfer mulai musim panas 2026, musim dingin 2027, dan musim panas 2027. Larangan tersebut berlaku di seluruh pendaftaran mulai yang domestik hingga amatir.
Manajemen Athletic Bilbao telah memberikan tanggapan terkait kondisi ini. Mereka menyatakan bahwa larangan yang diterima hanyalah masalah formalitas kecil dan tidak akan memberikan dampak yang luas terhadap rencana klub ke depannya. Mengingat, Athletic Bilbao dikenal memiliki kebijakan transfer yang unik di dunia sepak bola.
Klub ini hanya menggunakan pemain yang memiliki akar keluarga atau pernah dilatih di wilayah Baskia. Namun bukan berarti klub ini tidak melakukan transfer kepada selain kategori itu. Klub ini melakukan penambahan pemain dari luar ketika diperlukan saja.
Pada musim panas 2025 silam, klub ini berhasil mendatangkan beberapa pemain berkualitas untuk memperkuat skuad seperti bek kanan Jesus Areso dari Osasuna dan membawa kembali bek tengah Aymeric Laporte dari Al-Nassr.
Pada musim yang sama, beberapa pemain juga hengkang dari klub untuk mencari kesempatan bermain yang lebih luas. Di antaranya adalah Alvaro Djalo yang berpindah ke Al-Gharafa dan Julen Agirrezabala yang ditempatkan pada masa pinjaman ke Valencia.
Jika tidak segera dihilangkan, larangan transfer ini akan menjadi tantangan besar bagi Athletic Bilbao. Klub ini perlu memastikan kualitas skuat tetap terjaga tanpa adanya kesempatan untuk melakukan perekrutan pemain baru dalam waktu yang cukup lama. Sanksi yang diberikan FIFA dapat dicabut jika klub memenuhi syarat dan menyelesaikan masalah yang menjadi dasar larangan.






