
Nismedia.id - Kehadiran nakhoda baru di kursi kepelatihan skuad Garuda turut mengundang perhatian dari mantan juru taktik asal Korea Selatan. Secara terbuka, Shin Tae-yong dukung John Herdman yang resmi ditunjuk oleh otoritas sepak bola nasional pada awal Januari lalu untuk menangani tim nasional. Penunjukan pelatih asal Inggris tersebut dilakukan guna mengisi posisi kosong yang sebelumnya sempat dijabat sebentar oleh Patrick Kluivert.
Sebagai sosok yang pernah sangat dicintai publik tanah air, komentar positif ini tentu memberikan angin segar bagi para pencinta sepak bola nasional. Pernyataan bahwa Shin Tae-yong dukung John Herdman tersebut disampaikan secara langsung di hadapan awak media saat ia menghadiri sebuah acara peluncuran produk di Jakarta Selatan. Kehadiran figur baru ini dinilai sukses membawa perubahan suasana yang jauh lebih baik di dalam internal tim.
Keyakinan Akan Masa Depan Cerah Skuad Garuda
Pelatih yang pernah menangani tim nasional sejak akhir tahun dua ribu sembilan belas tersebut merasa sangat optimistis dengan perkembangan sepak bola tanah air. Di bawah asuhan pelatih baru, ia meyakini bahwa skuad Merah Putih mampu mencapai level permainan yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya. Seperti dikutip nismedia.id dari Bola.com, ia bahkan memiliki keyakinan kuat bahwa tim nasional bisa menembus putaran final turnamen antarnegara sejagat pada edisi mendatang.
Menurutnya, target besar untuk lolos ke turnamen akbar pada tahun dua ribu tiga puluh maupun dua ribu tiga puluh empat bukanlah sesuatu yang mustahil. Namun, ia menegaskan bahwa pencapaian luar biasa tersebut hanya bisa diraih jika seluruh elemen mau bersatu padu. Dukungan penuh dan tanpa henti dari para penggemar setia akan menjadi bahan bakar utama bagi para pemain untuk selalu memberikan hasil yang maksimal di setiap pertandingan.
Ikatan Emosional Yang Tak Pernah Pudar
Meski tak lagi memegang kendali atas tim nasional, ikatan batin antara pelatih asal Korea Selatan tersebut dengan masyarakat tanah air rupanya tidak pernah terputus. Kecintaannya terhadap negara ini menjadi alasan utama mengapa ia masih sering menyempatkan diri terbang bolak-balik ke Jakarta. Sambutan hangat yang selalu ia terima dari para suporter membuatnya selalu merasa seperti pulang ke rumah sendiri setiap kali menginjakkan kaki di ibu kota.
Pengakuan tulus tersebut membuktikan betapa besarnya rasa hormat yang ia miliki terhadap antusiasme pendukung lokal. Sikap profesionalismenya juga tercermin dari bagaimana ia tetap memberikan energi positif bagi suksesornya yang kini memikul beban berat di kompetisi internasional. Warisan semangat juang yang pernah ia tanamkan diharapkan mampu diteruskan oleh staf kepelatihan yang baru demi kejayaan olahraga nasional.






