
Presiden Klub Barcelona, Joan Laporta, dipastikan kembali memegang kendali setelah memenangi Pemilihan Presiden Barcelona. Pria asal Spanyol tersebut sukses mengungguli pesaing utamanya, Victor Font, dalam proses pemungutan suara yang dipusatkan di Camp Nou.
Kemenangan mutlak ini membuat Laporta akan terus memimpin tim raksasa La Liga tersebut hingga tahun 2031. Ia berhasil meraup 36.117 suara, unggul jauh 24.643 suara di atas Font dari total 48.400 pemilih yang berpartisipasi.
Tingkat Partisipasi Pemilih dan Pelaksanaan di Camp Nou
Dikutip nismedia.id dari CNN Indonesia, tingkat partisipasi dalam pemilihan ini tercatat hanya menyentuh angka 42,34 persen dari total 114.504 pemegang hak suara. Berbagai kalangan mulai dari jajaran pelatih, pemain, hingga ofisial turut memberikan suara mereka usai pertandingan melawan Sevilla.
Pemungutan suara ini juga tersebar di empat lokasi lain, yakni Tarragona, Girona, Lleida, dan Andorra.
Respons Hansi Flick Terkait Pemilihan Presiden Barcelona
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, turut memberikan tanggapannya mengenai suasana pemungutan suara. Dilansir dari ESPN, juru taktik asal Jerman ini enggan membeberkan pilihannya kepada publik.
“Saya tidak akan memberi tahu Anda siapa yang akan saya pilih karena itu rahasia.”
Meski merahasiakan kandidat jagoannya, Flick mengaku sangat antusias melihat jalannya pesta demokrasi di internal klub tersebut yang ditayangkan langsung dari ruang kerjanya.
“Ini hari yang istimewa. Saya melihatnya di televisi di kantor saya di stadion, pemilihan sedang berlangsung, ini istimewa. Saya pikir semua orang juga senang.”
Selain Flick, mantan pelatih Blaugrana yakni Xavi Hernandez juga terlihat hadir menggunakan hak suaranya di tengah rangkaian pemilihan tersebut.














Tinggalkan komentar