
AC Milan harus menelan pil pahit setelah kalah telak 0-3 dari Udinese pada lanjutan pekan Serie A 2025-2026. Rossoneri gagal menampilkan permainan terbaik di Stadion San Siro dan terlihat kesulitan membongkar pertahanan lawan.
Hasil ini semakin menjauhkan harapan AC Milan untuk bisa bersaing di papan atas klasemen sementara. Sementara itu, kemenangan ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Udinese untuk memperbaiki posisi mereka di tabel. Tiga poin penuh berhasil diamankan dengan permainan yang disiplin dan efektif dari skuad Zebrette.
Pertandingan baru berjalan 27 menit, tuan rumah sudah tertinggal lebih dulu melalui gol bunuh diri. Davide Bartesaghi tidak sengaja mengarahkan bola ke gawangnya sendiri saat berusaha mengamankan bola. Kesalahan individu ini langsung mengubah peta permainan dan membuat mental pemain Milan goyah.
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @seriea, keunggulan Udinese berhasil diperlebar sepuluh menit sebelum jeda pertandingan. Jurgen Ekkelenkamp menjadi aktor utama yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-37. Gol tersebut lahir dari serangan balik cepat yang dieksekusi dengan sangat tenang oleh gelandang asal Belanda itu.
Skor 2-0 untuk keuntungan Udinese bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Di ruang ganti, pelatih AC Milan pasti melakukan berbagai evaluasi mendesak untuk memperbaiki performa anak asuhnya. Namun, upaya bangkit di babak kedua tampaknya masih menemui jalan buntu yang cukup sulit.
Tekanan terus dilakukan oleh AC Milan di awal babak kedua, namun penyelesaian akhir masih jauh dari kata memuaskan. Seringkali peluang emas terbuang sia-sia karena keputusan passing yang kurang tepat atau tembakan yang melenceng dari sasaran. Pertahanan Udinese juga tampak sangat solid dan sulit ditembus oleh lini serang tuan rumah.
Udinese justru semakin percaya diri dan terus mengancam lewat serangan balik yang berbahaya. Mereka tidak hanya bermain bertahan, tetapi kerap kali menciptakan peluang berbahaya di depan gawang Mike Maignan. Dominasi permainan mulai sepenuhnya berpindah ke tangan tim yang bermain sebagai tamu hari itu.
Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-71 melalui kaki Arthur Atta yang mematikan harapan tuan rumah. Pencetak gol tersebut memanfaatkan kelengahan pertahanan Milan untuk menjebol gawang untuk ketiga kalinya. Skor 0-3 semakin mempermalukan tim asal kota fashion tersebut di hadapan pendukungnya sendiri.
Hingga pertandingan berakhir, tidak ada perubahan skor yang terjadi dan kemenangan mutlak milik Udinese. Kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Stefano Pioli dan tim yang harus segera diperbaiki di pertandingan berikutnya. Skuad Rossoneri terlihat kehilangan ritme permainan dan kehilangan fokus di beberapa momen krusial.
Sementara Udinese pulang dengan kepala tegak setelah meraih tiga poin penting di San Siro. Performa kolektif yang ditunjukkan menjadi kunci utama sukses mereka membungkam tuan rumah. Strategi yang diterapkan pelatih berjalan sangat mulus dan mampu mematikan sumber serangan lawan.














Tinggalkan komentar