
Inter Milan kembali menunjukkan mental juara yang luar biasa dalam lanjutan Serie A 2025-2026. Tim asuhan Cristian Chivu sukses melakukan remontada dramatis untuk mengalahkan tuan rumah Como dengan skor tipis 4-3 di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada 13 April dini hari WIB.
Laga ini berlangsung sangat sengit dan penuh kejutan sejak menit pertama. Como tampil agresif dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik, sementara Inter sempat kesulitan menembus pertahanan lawan yang rapat. Namun, karakter kuat tim tamu akhirnya membawa hasil positif yang sangat berharga.
Tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu melalui Álex Valle pada menit ke-36. Bek asal Spanyol itu memanfaatkan bola rebound dengan baik untuk mencetak gol pembuka. Tidak lama kemudian, Nico Paz menggandakan keunggulan Como tepat sebelum jeda babak pertama, membuat skor menjadi 2-0.
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @inter, Inter Milan tidak menyerah meski tertinggal dua gol. Justru mereka bangkit dengan semangat yang lebih tinggi dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Marcus Thuram pada menit ke-45+1. Gol ini menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.
Memasuki babak kedua, Inter Milan tampil jauh lebih dominan dan efektif. Hanya empat menit setelah kick-off, Thuram kembali mencetak gol, kali ini menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Penyerang Prancis itu tampil sangat tajam dan menjadi ancaman terus-menerus bagi pertahanan Como.
Momentum sepenuhnya berpihak kepada Inter setelah gol ketiga lahir pada menit ke-58. Denzel Dumfries sukses menanduk umpan bola mati dari Hakan Calhanoglu dengan keras, membawa tim tamu berbalik unggul menjadi 3-2. Suasana di stadion langsung berubah drastis.
Bek asal Belanda itu semakin bersemangat dan mencetak gol keduanya pada menit ke-72. Kali ini ia memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang untuk memasukkan bola, memperlebar keunggulan Inter menjadi 4-2. Dumfries menjadi pahlawan kemenangan dengan torehan dua gol yang krusial.
Como tidak mau menyerah begitu saja dan terus berusaha mengejar ketertinggalan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-89 ketika Lucas Da Cunha berhasil mencetak gol dari titik penalti. Skor berubah menjadi 3-4, namun waktu yang tersisa tidak cukup bagi mereka untuk menyamakan kedudukan kembali.
Kemenangan ini menjadi kemenangan ketiga bagi Inter Milan di bawah kepemimpinan Cristian Chivu yang diraih dengan cara comeback dari posisi tertinggal. Rekor ini membuktikan bahwa tim memiliki karakter yang kuat dan mampu bangkit dalam situasi sulit.
Pelatih asal Rumania itu tampaknya mulai menemukan pola permainan yang tepat bagi skuadnya. Perubahan taktik yang dilakukan di babak kedua terbukti sangat efektif dan mampu memecah pertahanan lawan yang sebelumnya sulit ditembus.
Dengan tambahan tiga poin ini, Inter semakin kokoh di puncak klasemen Serie A 2025-2026. Mereka kini memiliki jarak yang cukup aman yaitu 9 poin dari pesaing terdekat, Napoli dan semakin dekat dengan target meraih gelar juara Scudetto musim ini.














Tinggalkan komentar