Kevin Diks Geram Lihat Ricky Kambuaya Korban Rasial Usai Laga

Redaksi NIS Media

22 April 2026

2
menit
Kevin Diks Geram Lihat Ricky Kambuaya Korban Rasial Usai Laga
Potret Ricky Kambuaya. (laman: jawapos.com)
Promo Siap Allegiant

Aksi tidak terpuji kembali mencoreng wajah kompetisi nasional setelah gelandang andalan Dewa United, Ricky Kambuaya korban rasial di media sosial. Serangan tersebut terjadi usai timnya bermain imbang 2-2 melawan Persib Bandung pada lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Pilar penting kebanggaan skuad Merah Putih itu mengaku mendapat pesan bernada rasis melalui kolom komentar dan direct message di akun pribadinya. Insiden ini langsung memancing reaksi keras dari berbagai pihak yang mengecam tindakan memalukan tersebut.

Reaksi Keras Penggawa Timnas Atas Ricky Kambuaya Korban Rasial

Sejumlah pemain berlabel Timnas Indonesia tak bisa menyembunyikan kekesalan melihat rekan seperjuangan mereka diperlakukan secara tidak pantas. Bek tangguh, Kevin Diks, langsung merespons unggahan tersebut dengan rasa kecewa mendalam.

“Tidak dapat dipercaya,”

Kecaman serupa juga datang dari penggawa lainnya, yakni Egy Maulana Vikri dan Rafael Struick, yang menyuarakan dukungan moril secara penuh.

“Katakan tidak pada rasial,”

Ucap Egy menanggapi masalah yang menimpa Kambuaya. Sementara itu, Striker Persija Jakarta, Mauro Zijlstra, turut menyematkan emotikon tepuk jidat sebagai tanda keheranannya.

Solidaritas Klub Menguat Pasca Ricky Kambuaya Korban Rasial

Selain rekan di tim nasional, dukungan juga mengalir deras dari sesama pemain klubnya yang merasa sangat geram. Seperti dikutip nismedia.id dari Bola.com, bek asal Brasil, Johnathan Carlos Pereira, turut melakukan speak up untuk membela rekannya.

“Semoga Tuhan memberkatimu,”

Tindakan rasisme dari netizen yang sering berlindung di balik akun anonim amat disayangkan karena mencederai asas fair play. Seluruh elemen pecinta sepak bola sejatinya wajib mendukung para atlet untuk berjuang maksimal dengan cara yang bermartabat.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait