PBSI Minta Maaf Usai Skuad Merah Putih Tersingkir di Piala Thomas

Redaksi NIS Media

30 April 2026

2
menit
PBSI Minta Maaf Usai Skuad Merah Putih Tersingkir di Piala Thomas
Potret Eng Hian. (sindonews.com)
Promo Siap Allegiant

Tim bulutangkis putra Indonesia mencatatkan sejarah kelam di turnamen Piala Thomas 2026. Skuad Merah Putih secara mengejutkan gagal lolos ke fase knockout untuk pertama kalinya sejak format penyisihan grup diperkenalkan pada tahun 1984.

Pil pahit ini dipastikan usai Indonesia takluk 1-4 dari Prancis pada laga pamungkas Grup D di Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026). Hasil tersebut membuat posisi mereka disalip oleh Thailand dan Prancis di klasemen akhir.

Permintaan Maaf Resmi PBSI

Kegagalan ini memupus harapan penggemar yang ingin melihat tim kebanggaan berjuang maksimal demi gelar juara. Menanggapi situasi ini, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, angkat bicara.

Seperti dikutip nismedia.id dari Skor.id, staf pelatih mengakui keunggulan strategi lawan di lapangan.

“Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini.”

Eng Hian menambahkan bahwa kehadiran Popov bersaudara yang bermain rangkap memberi keuntungan penyusunan line-up bagi Prancis. Di sisi lain, andalan Indonesia seperti Anthony Sinisuka Ginting justru terkendala kram di laga penentuan.

Evaluasi Kegagalan Piala Thomas 2026

Satu-satunya poin pelipur lara Indonesia diraih oleh ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri lewat drama rubber game. Kapten tim Thomas Indonesia, Fajar Alfian, turut mengungkapkan kekecewaan mendalam atas hasil timnya.

“Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan.”

Kekalahan menyakitkan ini menjadi bahan evaluasi total bagi PBSI dalam melakukan pembinaan. Ke depan, fokus utama akan langsung diarahkan pada peningkatan kesiapan fisik dan mental bertanding para atlet.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait