
Nismedia.id - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji, angkat bicara mengenai isu Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Rumor penunjukan tersebut kini tengah ramai diperbincangkan oleh publik pencinta sepak bola Tanah Air.
Kabar ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun The ASEAN Football yang menyebut adanya kesepakatan format turnamen baru. Menanggapi situasi tersebut, pihak federasi langsung memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi.
PSSI Tunggu Surat Resmi
Seperti dikutip nismedia.id dari CNN Indonesia, pihak federasi menegaskan bahwa mereka belum menerima pemberitahuan formal dari badan sepak bola dunia. PSSI memilih berhati-hati dalam merespons isu yang sedang berkembang luas di media sosial.
“Belum ada surat resmi ke PSSI.”
Berdasarkan rumor yang beredar, FIFA dan Federasi Sepak Bola ASEAN diklaim telah menandatangani MoU di sela-sela agenda Kongres FIFA ke-76. Edisi perdana kompetisi ini kabarnya akan membagi negara peserta ke dalam sistem dua divisi.
Format Baru FIFA ASEAN Cup
Akun media sosial tersebut juga membeberkan bahwa Indonesia diplot sebagai penyelenggara utama Divisi 1. Sementara itu, wilayah Hong Kong secara mengejutkan disebut akan menjadi tuan rumah untuk pertandingan Divisi 2.
Keterlibatan Hong Kong tentu menimbulkan banyak pertanyaan karena turnamen ini seharusnya murni dikhususkan bagi negara-negara kawasan Asia Tenggara. Ajang bergengsi ini rencananya akan mulai digulirkan pada periode FIFA Matchday antara bulan September hingga Oktober 2026.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, dirumorkan bakal segera mengumumkan secara langsung penunjukan tuan rumah tersebut kepada publik. Skuad Merah Putih tentu diharapkan siap berjuang maksimal jika negara ini benar-benar ditunjuk menggelar kompetisi internasional tersebut.






