
Pemain Timnas Indonesia, Dean James, tengah terseret dalam polemik izin kerja yang mengguncang kompetisi Eredivisie. Kasus paspor penggawa skuad Merah Putih ini secara resmi diadukan oleh klub NAC Breda usai mereka menelan kekalahan dari Go Ahead Eagles.
Gugatan hukum tersebut dilayangkan karena Dean dianggap tidak memiliki izin kerja yang sah untuk berlaga di Liga Belanda. Status kewarganegaraan lamanya otomatis gugur usai ia memutuskan berpindah federasi untuk berjuang maksimal membela lambang Garuda di dada.
Awal Mula Gugatan Hukum NAC Breda
Permasalahan ini mulai menjadi sorotan publik usai dibahas dalam podcast olahraga asal Belanda, De Derde Helft. Presenter acara tersebut menyebutkan bahwa Go Ahead Eagles berpotensi menurunkan pemain ilegal karena ketidaktahuan sang atlet soal hukum kewarganegaraan ganda.
Dikutip nismedia.id dari Bola.com, NAC Breda langsung merespons cepat dengan mengajukan pengaduan resmi kepada Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) mengenai kelayakan bermain Dean. Sidang pengadilan terkait tuntutan hukum ini telah berlangsung di Utrecht dan keputusannya akan segera dirilis dalam waktu dekat.
Ancaman Pembatalan Laga Eredivisie
Potensi efek domino dari kasus paspor ini sangat meresahkan berbagai pihak di persepakbolaan Belanda. Direktur KNVB, Marianne van Leeuwen, memperingatkan bahwa kompetisi musim ini bisa terancam dibatalkan sepenuhnya akibat mimpi buruk pada sistem penjadwalan.
“Kami percaya ini akan menyebabkan kekacauan karena banyak klub lain mengajukan klaim,” ungkap Marianne.
Klub-klub besar seperti Ajax hingga Feyenoord dilaporkan siap menuntut pembatalan hasil pertandingan mereka jika hakim mengabulkan gugatan tersebut. Jika itu terjadi, setidaknya ada 133 pertandingan yang berpotensi harus diulang secara mendadak.
“Dalam hal itu, mungkin tidak mungkin untuk menyelesaikan musim kompetisi,” pungkasnya.














Tinggalkan komentar