
Kompetisi bulu tangkis tingkat nasional kembali digelar di Jawa Tengah, tepatnya Kudus. Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2026 akan menjadi ajang unjuk gigi bagi atlet pelatnas dengan pebulutangkis dari berbagai daerah di Indonesia.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 4 hingga 9 Mei 2026. Seluruh pertandingan akan digelar di GOR Djarum, Kudus yang telah menjadi lokasi rutin penyelenggaraan kompetisi bulu tangkis berskala nasional.
Sebagai salah satu ajang bergengsi di kalangan atlet muda dan dewasa, turnamen ini mempertandingkan 15 nomor pertandingan. Nomor-nomor tersebut terbagi dalam lima kategori utama, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran di kelompok usia remaja, taruna, dan dewasa.
Dikutip Nismedia.id dari akun Instagram @badminton.ina, Pelatnas PBSI menurunkan 9 atlet untuk bertanding di kategori dewasa. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan persaingan yang menarik sekaligus menjadi sarana pengujian kemampuan di lapangan.
Di sektor tunggal putra, hanya ada satu nama yang diturunkan, yaitu Denis Azzarya. Atlet ini diharapkan dapat menampilkan penampilan terbaiknya dan mengumpulkan pengalaman berharga dari pertandingan ini.
Sementara itu, sektor tunggal putri diwakili oleh dua atlet, yaitu Jolin Angelia/Mayla Cahya Afilian Pratiwi. Kedua atlet ini memiliki potensi yang cukup besar dan sering menjadi andalan dalam berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
Di sektor ganda putra, pasangan Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi akan bertugas mempertahankan nama baik Pelatnas. Keduanya telah berlatih bersama cukup lama dan memiliki pemahaman permainan yang cukup baik satu sama lain.
Sektor ganda putri juga diwakili oleh satu pasangan, yaitu Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi. Kedua atlet bulutangkis putri ini dikenal dengan gaya permainan yang agresif dan kemampuan bertahan yang kokoh di garis belakang.
Pasangan Ikhsan Lintang Pramudya dan Salsabila Zahra Aulia akan menjadi wakil Pelatnas di sektor ganda campuran. Keduanya diharapkan dapat menampilkan kerjasama yang baik dan memanfaatkan kelebihan masing-masing untuk mengalahkan lawan.
Selain menjadi ajang persiapan, turnamen ini juga menjadi wadah bagi atlet daerah untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka. Diharapkan dari kompetisi ini akan muncul bakat-bakat baru yang nantinya dapat memperkuat jajaran atlet nasional di masa depan.














Tinggalkan komentar