Kalah Tipis di Babak Kualifikasi GP Barcelona-Catalunya 2026, Performa Baterai Ferrari Jadi Sorotan

Kalah Tipis di Babak Kualifikasi GP Barcelona-Catalunya 2026, Performa Baterai Ferrari Jadi Sorotan
Potret Ferrari yang kalah tipis di kualifikasi GP Barcelona-Catalunya 2026 (Instagram: @scuderiaferrari)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Balapan kualifikasi F1 GP Barcelona-Catalunya 2026 kembali menyajikan persaingan ketat antar pembalap papan atas. Selisih waktu yang sangat tipis membuat pertanyaan terkait performa baterai Ferrari.

Lewis Hamilton sebenarnya mampu melaju lebih kencang saat melewati tikungan-tikungan kunci di lintasan. Keunggulannya terasa terutama saat melaju dari tikungan nomor delapan menuju tikungan sembilan. 

Pembalap Ferrari itu mampu memangkas banyak waktu ketimbang rekannya, seperti yang ditunjukkan lewat indikator panah ungu pada data kecepatan. Performa kemampuan bermanuvernya di bagian lintasan tersebut terlihat lebih unggul.

Sayangnya keunggulan di sektor tikungan tidak berlanjut hingga ke lintasan lurus. Hal itu disebabkan oleh cara penggunaan tenaga baterai yang tidak sama antara kedua pembalap. 

Hamilton mengalami kendala pada saat mengoptimalkan tenaga tambahan dari baterai kendaraannya. Sebelum menginjak rem untuk memasuki tikungan, kecepatan mobilnya sudah mulai menurun lebih awal dibandingkan lawannya.

Sementara kondisi yang dialami Gerge Russell justru terlihat jauh lebih menguntungkan. Ia mampu menjaga daya baterainya tetap bertahan tanpa harus mengurangi tenaga secara tiba-tiba atau melakukan penyesuaian tenaga yang berlebihan. 

Keunggulan performa baterai ini membuat kecepatan mobilnya tetap stabil saat melaju menuju dan keluar dari tikungan. Indikator lingkaran hijau pada data kecepatan juga menegaskan konsistensi tenaga yang dimilikinya.

Perbedaan strategi penggunaan daya ini semakin terlihat jelas saat kedua pembalap melaju keluar dari tikungan terakhir menjelang garis finis. Russell masih memiliki sisa tenaga baterai yang cukup untuk didorong secara maksimal pada lintasan lurus terakhir.

Keunggulan tersebut akhirnya membuat Russell berhasil mencatatkan waktu putaran terbaik untuk meraih posisi terdepan dalam 1:14.679 seperti dikutip Nismedia.id dari laman formula1.com. Sementara Hamilton harus puas berada tepat di belakangnya dengan selisih waktu 0,064 detik.

Meskipun kalah dalam hal pemanfaatan tenaga, ada sisi positif lain yang terlihat pada performa mobil tim tersebut. Berkat penerapan pembaruan pada sayap depan, bagian samping bodi, serta lantai dasar mobil, stabilitas kendaraan meningkat pesat.

Pembaruan pada bagian aerodinamika itu memberikan dampak yang signifikan terhadap kestabilan saat melaju dengan kecepatan tinggi. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa mobil tipe SF26 kini memiliki paket aerodinamika dan rangka bodi terbaik dari seluruh tim yang berlaga.

Keunggulan di sektor desain bodi itu membuat mobil tersebut mampu melaju lebih stabil dan cepat saat melintasi tikungan. Namun, kelebihan itu belum cukup untuk mengimbangi kekurangan yang ada pada sistem tenaga penggeraknya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *