
Manajemen Persebaya Surabaya bergerak aktif dalam bursa transfer musim ini untuk mendatangkan sejumlah talenta lokal. Langkah tersebut diambil guna memperkuat karakter dan menjaga Identitas Persebaya Surabaya di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Pelatih Kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan perhatian khusus kepada para pemain kelahiran asli Kota Pahlawan. Strategi ini diharapkan mampu membuat para punggawa lokal berjuang maksimal demi lambang di dada.
Misi Tavares Menjaga Identitas Persebaya Surabaya
Tavares menegaskan pentingnya memiliki pemain yang memahami budaya dan nilai sejarah klub asal Jawa Timur tersebut. Kehadiran putra daerah dinilai krusial menjelang perayaan usia satu abad klub.
Salah satu nama yang resmi dipulangkan adalah gelandang berbakat, Dicky Kurniawan, yang merupakan produk asli akademi internal. Informasi mengenai kebijakan transfer tim kebanggaan Bonek ini dikutip nismedia.id dari bola.com.
“Penting bagi Persebaya untuk memiliki pemain-pemain asal Surabaya yang memahami identitas, budaya, dan nilai-nilai klub,” ujar Tavares.
Maksimalkan Potensi Dan Fleksibilitas Pemain
Selain Dicky, tim kepelatihan juga mendatangkan Ricky Pratama yang dinilai memiliki karakter permainan khas Surabaya. Keduanya memiliki keunggulan taktis karena mampu bermain di beberapa posisi berbeda di lapangan.
Arsitek strategi asal Portugal tersebut optimis jajaran pemain lokal ini mampu mencapai level performa terbaik mereka musim depan. Seluruh pilar baru dituntut bekerja keras untuk membantu tim mencapai target tinggi.
“Tugas kami sekarang adalah membantu proses perkembangannya agar bisa menjadi pemain yang lebih matang dan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk tim,” pungkas Tavares.














Tinggalkan komentar