
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, memberikan bocoran resmi mengenai jadwal League Cup yang direncanakan bergulir mulai medio Oktober atau November 2026. Turnamen pendamping ini akan melibatkan seluruh tim dari kompetisi Super League dan Championship.
Langkah strategis operator sepak bola profesional Indonesia ini menjadi angin segar bagi kompetisi domestik setelah turnamen sejenis vakum cukup lama. Ajang baru tersebut dirancang untuk meningkatkan atmosfer kompetisi sepak bola di tanah air.
Kepastian Mengenai Jadwal League Cup Dan Durasi Kompetisi
Turnamen ini dipastikan memiliki perbedaan mendasar dengan Piala Indonesia terdahulu yang berada langsung di bawah naungan PSSI. Kompetisi baru gagasan operator liga ini rencananya hanya berjalan singkat selama enam hingga tujuh pekan saja.
Rencana penyelenggaraan turnamen tambahan ini juga sudah disosialisasikan secara matang kepada federasi dan seluruh pemilik klub. Seperti dikutip nismedia.id dari Kompas.com, pihak operator kini tengah mematangkan format menyeluruh dari kompetisi tersebut.
“League Cup itu tentu programnya sudah kami sosialisasikan kepada PSSI dan tentu kepada club owner bahwa ada potensi kita punya turnamen tambahan,” kata Asep.
Kompensasi Khusus Dan Regulasi Untuk Keadilan Kompetisi
Pihak operator juga menyiapkan penyesuaian khusus bagi tim yang memiliki agenda padat di level Asia. Wakil Indonesia seperti Persib Bandung dan Borneo FC yang tampil di kompetisi regional akan mendapatkan kompensasi berupa keuntungan bye di babak awal.
Langkah ini diberikan agar klub-klub tanah air bisa berjuang maksimal membawa nama harum bangsa di kancah internasional. Selain penyesuaian agenda, regulasi pemain asing juga akan diselaraskan demi menjaga unsur keadilan di atas lapangan hijau.
“Kapannya, memang saat ini belum bisa dibicarakan detail, tapi gambarannya akan ada di sekitar Oktober atau November,” tutur Asep.














Tinggalkan komentar