
Fase Grup H Piala Dunia 2026 menyajikan pertunjukan mengesankan dari Timnas Spanyol yang tampil sangat dominan melawan Arab Saudi. Keunggulan La Furia Roja dimulai oleh Lamine Yamal yang cetak gol kilat.
Pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi sejak peluit awal ditiup ini langsung menunjukkan perbedaan kualitas permainan kedua tim. Spanyol tampil lepas dan berani menguasai jalannya permainan tanpa memberi ruang bagi lawan untuk berkembang.
Keunggulan teknis serta penguasaan bola yang tinggi La Furia Roja membuat pertahanan Arab Saudi berulang kali terguncang sepanjang 90 menit pertandingan. Tidak hanya mengandalkan pengalaman pemain senior, Spanyol juga menonjolkan bakat muda yang kini menjadi tumpuan utama.
Melansir kutipan dari Nismedia.id dari akun media sosial resmi Instagram @sefutbol, Lamine Yamal memulai pesta gol Timnas Spanyol dengan sangat cepat sejak awal babak berjalan. Gerakan lincah serta ketepatan penempatan posisi membuatnya sulit dikawal oleh para bek lawan.
Keunggulan itu makin melebar tak lama kemudian berkat kerjasama apik antar barisan penyerang Spanyol. Pada menit ke-21, giliran Mikel Oyarzabal yang berhasil menjebol gawang lawan setelah memanfaatkan umpan terukur dari tengah lapangan.
Tekanan yang terus diberikan Spanyol membuat pertahanan Arab Saudi kian rapuh dan sulit memulihkan keseimbangan permainan. Hanya berselang tiga menit, tepatnya di menit ke-24 mencetak brace yang merubah kedudukan menjadi 3-0 menjelang istirahat babak pertama.
Sepanjang babak pertama, Arab Saudi nyaris tidak memiliki kesempatan berbahaya untuk mengancam gawang yang dijaga kiper Spanyol. Serangan balik yang direncanakan sering kali terputus di tengah lapangan akibat rapatnya pola pertahanan dan tekanan tinggi yang diterapkan lawan.
Memasuki babak kedua, pola permainan La Furia Roja tidak banyak berubah meski mereka sedikit mengurangi kecepatan serangan demi menjaga kekuatan fisik. Arab Saudi berusaha keluar lebih berani namun tetap berhati-hati agar tidak kebobolan lebih banyak lagi.
Pada menit ke-49, Hassan Al-Tombakti secara tidak sengaja memasukkan bola ke gawangnya sendiri saat berusaha memutus serangan silang dari sisi sayap Spanyol. Gol bunuh diri ini sekaligus menutup deretan gol dalam pertandingan tersebut dengan skor akhir 4-0.
Dengan hasil akhir 4-0 ini, Spanyol kini menempati posisi teratas klasemen sementara Grup H dengan perolehan poin sempurna, 4. Pertandingan ini sekaligus menjadi bukti bahwa mereka kembali tampil sebagai salah satu kekuatan utama yang diperhitungkan dalam perburuan trofi juara dunia tahun ini.














Tinggalkan komentar