
Nismedia.id - Presiden Paraguay Umumkan Hari Libur nasional untuk merayakan keberhasilan tim nasional menyingkirkan Jerman pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan besar ini diambil setelah skuad La Albirroja menang lewat adu penalti di Gillette Stadium.
Langkah politis tersebut menegaskan betapa berartinya kemenangan bersejarah ini bagi seluruh rakyat negara Amerika Selatan itu. Euforia perayaan langsung merebak luas dari ruang ganti pemain hingga ke jalanan ibu kota.
Alasan Presiden Paraguay Umumkan Hari Libur
Pemerintah memberikan apresiasi tertinggi karena menganggap kelolosan ini sebagai pencapaian paling epik dalam sejarah sepak bola mereka. Kebijakan ini resmi dirilis ke publik hanya berselang beberapa jam setelah laga krusial usai. Informasi mengenai keputusan ini dikutip nismedia.id dari Bola.com.
Kemenangan atas sang juara dunia empat kali terasa sangat luar biasa mengingat status tim yang tidak diunggulkan sebelum kickoff. Keberhasilan memenangi babak tos-tosan tersebut memicu kebanggaan nasional yang masif di seluruh negeri.
“Hari ini adalah pertandingan di mana kami perlu menunjukkan jati diri kami sebagai tim Paraguay,” kata Bek Tengah Paraguay, Gustavo Gomez.
Dampak Sejarah Dan Euforia Pendukung
Kelolosan drama penalti ini memicu tangis haru luar biasa dari para pendukung lintas generasi di dalam stadion. Jurnalis BBC Sport, Elizabeth Conway melaporkan bahwa atmosfer kemenangan terasa sangat emosional.
Di sisi lain, kekalahan tragis ini menjadi pukulan telak yang belum pernah dialami Jerman sebelumnya di turnamen akbar. Skuad peringkat ke-41 FIFA tersebut berhasil meruntuhkan reputasi besar tim raksasa Eropa.
“Kami mendedikasikan ini untuk seluruh rakyat Paraguay,” sambung Gomez.






