
Tim panjat tebing Indonesia tampil meyakinkan di babak kualifikasi nomor speed mixed World Climbing Series Chongqing 2026. Pasangan Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah berhasil menempati peringkat kedua dengan catatan waktu yang sangat baik.
Keberhasilan tidak berhenti di situ, karena wakil Indonesia lainnya juga tampil luar biasa di ajang yang sama. Pasangan Antasyafi Robby Al Hilmi dan Kadek Adi Asih berhasil menduduki peringkat ketiga dalam pertandingan tersebut. Selisih waktu yang sangat tipis, hanya 0,11 detik, memisahkan kedua pasangan Indonesia ini di papan peringkat.
Urutan teratas klasemen sementara diduduki oleh tim tuan rumah, China dengan catatan waktu 11,47 detik yang belum tertandingi. Namun kehadiran dua pasangan Indonesia di posisi kedua dan ketiga menjadi sinyal kuat bahwa mereka siap menantang dominasi tuan rumah di putaran final nanti.
Dikutip Nismedia.id dari laman worldclimbing.com, Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah di posisi kedua dengan waktu 11,78 detik. Sementara Antasyafi Robby Al Hilmi dan Kadek Adi Asih mencatatkan waktu 11,89 detik tepat di bawah rekan senegaranya. Posisi keempat hingga keenam masing-masing diraih oleh wakil Amerika Serikat, Prancis, dan Italia.
Putaran final nomor speed mixed World Climbing Series Chongqing 2026 dijadwalkan berlangsung pada malam ini pukul 18.30 WIB. Seluruh penonton dan penggemar olahraga panjat tebing dapat menyaksikan aksinya secara langsung melalui kanal resmi Youtube Climbing World.
Para atlet telah berjanji akan memberikan penampilan terbaik mereka di laga penentuan nanti. Mereka berharap dukungan dari masyarakat Indonesia terus mengalir untuk memberi semangat di saat mereka berjuang mencapai puncak prestasi.
Persaingan diprediksi akan sangat sengit mengingat selisih waktu antar peserta sangat kecil dan tuan rumah tampil sangat dominan di babak kualifikasi. Namun kehadiran dua pasangan Indonesia di barisan depan membuka peluang nyata untuk meraih hasil terbaik.














Tinggalkan komentar