
Aksi protes keras Jose Mourinho mewarnai kekalahan Real Madrid saat bertandang ke markas Atletico Madrid pada pekan ketujuh La Liga 2026/2027. Pelatih asal Portugal tersebut secara terang-terangan membawa bukti cetak foto pelanggaran pemain lawan ke sesi konferensi pers usai laga.
Protes tersebut dipicu oleh kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit Miguel Ortiz Arias yang memimpin jalannya laga di Stadion Riyadh Air Metropolitano pada Minggu malam WIB. Sang pelatih merasa kepemimpinan pengadil lapangan sangat merugikan timnya yang harus bermain dengan sepuluh orang pemain.
Aksi Bawa Foto Dan Protes Keras Jose Mourinho
Dalam sesi jumpa pers, mantan pelatih AS Roma tersebut menunjukkan lembaran foto yang memperlihatkan insiden tackle Cristian Romero ke Jude Bellingham. Ia juga memperlihatkan pelanggaran Lee Kang-In terhadap Federico Valverde yang dinilai luput dari hukuman kartu.
Seperti dikutip nismedia.id dari CNN Indonesia, juru taktik berpengalaman tersebut menilai dua pelanggaran keras dari skuad lawan seharusnya berbuah kartu merah langsung. Menurutnya, keputusan wasit yang enggan memberikan hukuman setimpal membuat tim tamu harus berjuang sangat keras.
“Ya, kita bisa melewatkan press conference ini karena cerita dari laga ini ada di sini. Insiden ini adalah dua insiden red card yang jelas,” kata Mourinho seperti dikutip dari Marca.
Kritik Tajam Terhadap Komite Penunjukan Wasit
Tidak berhenti di situ, manajer senior tersebut juga memberikan kritikan pedas yang menargetkan Komite Penunjukan Wasit La Liga. Ia menganggap ada berbagai kejanggalan dalam penetapan petugas pengadil pertandingan untuk laga panas derby ini.
Ia meragukan integritas penunjukan sang pengadil yang sudah diumumkan sejak seminggu sebelum laga dimulai. Menurutnya, pengumuman nama pengadil pertandingan secara umum biasanya baru dirilis kurun waktu 24 jam sebelum laga kick-off.
“Selain Atletico, orang-orang yang seharusnya senang adalah Komite Penunjukan Wasit. Semuanya sangat aneh,” tutur Mourinho.














Tinggalkan komentar