
Nismedia.id - Pelatih Timnas Irlandia, Heimir Hallgrímsson, memicu reaksi keras dari Federasi Sepak Bola Israel menjelang pertandingan UEFA Nations League. Ketegangan mencuat setelah sang pelatih memberikan pandangan kritis terkait laga yang akan dilakoni timnya.
Kedua tim dijadwalkan bertanding di tempat netral demi menjaga keamanan dan kelancaran kompetisi. Skuad Irlandia dipastikan tetap bertanding untuk mematuhi regulasi resmi.
Reaksi Keras Terhadap Pelatih Timnas Irlandia
Pernyataan kontroversial tersebut disampaikan oleh sang juru taktik saat mengumumkan daftar skuad internasional. Informasi yang dikutip nismedia.id dari Arrahmah.id menyebutkan bahwa kritik tajam langsung dilayangkan oleh pihak lawan melalui media sosial.
“Melawan genosida, bukan bersamanya,” kata Hallgrímsson.
Federasi lawan merespons pernyataan tersebut dengan melontarkan kecaman terbuka di akun resmi mereka. Pihak lawan bahkan mempertimbangkan untuk melaporkan sikap Pelatih Timnas Irlandia kepada pihak UEFA.
“Bodoh, tidak tahu, dan munafik,” tulis Federasi Sepak Bola Israel dalam pernyataan resminya.
Keputusan Lokasi Netral Dan Sikap Federasi
Pertandingan kedua tim dipindahkan ke lokasi netral yaitu Hungaria dan Serbia demi menjamin keselamatan. Keputusan ini diambil setelah federasi membatalkan laga kandang di Dublin serta menggelarnya tanpa penonton.
Meskipun para pemain merasa kurang nyaman dengan kondisi yang ada, skuad Irlandia memilih tetap profesional. Seluruh anggota tim sepakat menjalankan tugas bertanding di atas lapangan.
Federasi Irlandia sebelumnya sempat meminta penangguhan keanggotaan lawan kepada pihak UEFA. Namun, demi menghindari sanksi kekalahan otomatis, tim nasional tetap memutuskan tampil sesuai jadwal.







