Tampil Menggila, Portugal Bungkam Denmark 4-2 di Parken

Tampil Menggila, Portugal Bungkam Denmark 4-2 di Parken
Potret pertandingan Denmark vs Portugal (Instagram: @portugal)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Timnas Portugal melanjutkan langkah sempurna di Grup D UEFA Nations League 2026-2027 setelah menaklukkan tuan rumah Denmark dengan skor 4-2 di Stadion Parken, Kopenhagen pada Kamis, 2 Oktober dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi kemenangan ketiga berturut-turut bagi Seleção das Quinas dari tiga laga yang telah dijalani.

Portugal langsung tampil agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Baru memasuki menit ke-13, Joao Cancelo berhasil membuka keunggulan untuk tim tamu dengan tembakan yang tak terjangkau kiper Denmark. Gol awal ini memberikan kepercayaan diri tinggi bagi pasukan yang dilatih Jorge Jesus untuk menguasai ritme pertandingan.

Namun, Denmark tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-23. Mikkel Damsgaard mencetak gol indah lewat umpan Joakim Mæhle, membuat kedudukan berubah menjadi imbang 1-1. Sayangnya, Portugal kembali unggul pada menit ke-25 melalui Gonçalo Ramos yang memanfaatkan umpan dari Bruno Fernandes.

Dikutip Nismedia.id dari Instagram @portugal, babak kedua menyajikan pertandingan yang semakin sengit. Denmark berhasil menyamakan kedudukan untuk kedua kalinya pada menit ke-53 melalui Rasmus Højlund yang menerima umpan dari Mikkel Damsgaard. Skor berubah menjadi 2-2, dan laga tampak akan berakhir imbang jika tidak ada perubahan dari kedua tim.

Situasi berubah kembali memihak Portugal pada menit ke-67 ketika Vitinha mencetak gol kemenangan ketiga bagi timnya. Ia menyambut umpan silang dari Bruno Fernandes dengan tandukan yang tepat sasaran, mengembalikan keunggulan Portugal menjadi 3-2. Pemain yang tampil di lini tengah ini menunjukkan kualitasnya dalam mendukung serangan tim di momen krusial.

Hanya satu menit berselang, pelatih Portugal, Jorge Jesus, menerima kartu kuning akibat terlibat perdebatan di bangku cadangan. Wasit merasa pelatih tersebut terlalu banyak berkomentar dan melampaui batas yang diizinkan, sehingga ia pun mendapat teguran resmi. Meski demikian, fokus para pemain tidak terganggu dan mereka tetap menjaga konsentrasi di lapangan.

Pada menit ke-79, giliran Mohamed Daramy dari Denmark yang menerima kartu kuning akibat melakukan pelanggaran keras di tengah lapangan. Wasit tampil tegas menjaga jalannya pertandingan agar tetap berjalan aman dan tertib. Para pemain juga terlihat lebih berhati-hati dalam melakukan pergerakan menyusul sejumlah pelanggaran yang terjadi.

Dua menit kemudian, tepatnya pada menit ke-82, Rúben Neves dari Portugal juga tercatat melakukan pelanggaran yang menghentikan laju serangan lawan. Ia mendapat peringatan lisan dari wasit namun tidak dikeluarkan kartu kuning. Permainan berjalan cepat dan keras di sisa waktu pertandingan yang semakin menegangkan.

Penutup manis datang pada menit ke-87 ketika Joao Felix mencetak gol penutup untuk memastikan kemenangan Portugal 4-2. Ia menyambut umpan dari Diogo Dalot dengan penyelesaian yang tenang, mengunci tiga poin berharga di kandang Denmark. Gol ini sekaligus mematahkan perlawanan tuan rumah yang berusaha keras menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.

Kemenangan ini memperkuat posisi Portugal di puncak klasemen Grup D dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. Mereka tampil dominan di setiap laga dan menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa. Tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo, tim ini justru menemukan ritme permainan yang lebih seimbang dan efektif di bawah asuhan Jorge Jesus.

Sementara itu, Denmark harus puas berada di posisi ketiga dengan tiga poin dari tiga laga yang dijalani. Tim tuan rumah sebenarnya tampil berani mencetak dua gol, namun pertahanan mereka masih belum mampu menahan serangan balik Portugal yang tajam. Pelatih Denmark perlu segera memperbaiki keseimbangan antar lini agar dapat bersaing di laga-laga berikutnya.

UEFA Nations League 2026-2027 sejauh ini menghadirkan persaingan yang menarik di setiap grup. Portugal kini tampil sebagai kandidat kuat untuk lolos ke babak semifinal, sementara Denmark masih berjuang untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. Pertandingan selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada bulan depan, dan persaingan di Grup D diprediksi akan semakin sengit.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *