Panduan Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036 Resmi Diterbitkan Oleh IOC

Panduan Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036 Resmi Diterbitkan Oleh IOC
Promo Allegiant

Nismedia.id - Komite Olimpiade Internasional atau IOC resmi menerbitkan panduan komprehensif bagi seluruh negara yang berminat menjadi Tuan Rumah Olimpiade 2036. Langkah strategis ini menandai dimulainya proses pencarian resmi negara penyelenggara ajang multievent olahraga terbesar di dunia tersebut.

Pihak penyelenggara mengundang seluruh negara peminat untuk memaparkan proposal proyek mereka secara mendalam dan terstruktur. Sesi presentasi tersebut rencananya bakal digelar di hadapan Komisi Tuan Rumah Masa Depan pada bulan November mendatang.

Tujuh Negara Bersaing Menjadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

Hingga saat ini IOC mencatat ada tujuh negara yang telah resmi berstatus sebagai pihak peminat dan sedang menjalani tahapan continuous dialogue. Ketujuh negara yang saling unjuk gigi tersebut adalah Jerman, Hongaria, India, Qatar, Korea Selatan, Afrika Selatan, serta Turkiye.

Pihak IOC menetapkan batas waktu yang sangat tegas bagi negara lain yang ingin bergabung dalam bursa pencalonan edisi kali ini. Setelah tanggal 31 Oktober 2026, dipastikan tidak ada lagi penambahan kandidat baru yang akan dipertimbangkan oleh Dewan Eksekutif.

Tahapan strategic dialogue selanjutnya akan mulai dibuka pada bulan Maret 2027 bagi kandidat yang memenuhi kriteria finansial dan hukum. Adapun penetapan pemenang hak penyelenggaraan bakal diputuskan secara resmi melalui pemungutan suara anggota dalam Sidang pertengahan tahun 2029.

Pengalaman Dan Kenyamanan Atlet Jadi Fokus Utama

Setiap calon penyelenggara diwajibkan menyusun rencana teknis terperinci yang mencakup cetak biru venue master plan serta strategi pendanaan yang matang. Poin penting lain yang harus disoroti adalah jaminan dukungan publik setempat dan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.

Di luar kesiapan infrastruktur dan kelayakan finansial, Presiden Kirsty Coventry menegaskan bahwa kenyamanan para peserta harus selalu berada di urutan terdepan. Faktor pengalaman bertanding para atlet wajib dijadikan fondasi utama dalam setiap perencanaan proyek yang diajukan oleh calon penyelenggara.

“Sebagai atlet, anda berlatih selama bertahun-tahun untuk mewujudkan impian Olimpiade anda. Pengalaman yang anda dapatkan ketika akhirnya mencapai Olimpiade akan tetap anda ingat seumur hidup,” kata Kirsty.

Sumber: Kompas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *