Hasil Feyenoord vs Inter Milan: Nerazzurri Menang Telak 0-3 di De Kuip

Hasil Feyenoord vs Inter Milan_ Nerazzurri Menang Telak 0-3 di De Kuip
Promo Allegiant

Nismedia.id - Laga Feyenoord vs Inter Milan pada matchday keempat Liga Champions 2026-2027 berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan tim tamu. Pertandingan yang digelar di Stadion De Kuip pada Rabu (4/11/2026) dini hari WIB tersebut menjadi momen kebangkitan bagi skuad Nerazzurri di panggung internasional. Tiga poin krusial ini mengamankan posisi Inter Milan untuk terus bersaing di papan atas klasemen.

Tiga gol kemenangan tim tamu masing-masing dicetak oleh bek Inter Milan, Yann Aurel Bisseck, penyerang Inter Milan, Francesco Pio Esposito, serta gelandang Inter Milan, Piotr Zielinski. Hasil manis ini menjadi respons positif skuad asuhan pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, setelah menelan kekalahan pahit pada laga lokal akhir pekan kemarin. Tambahan tiga angka ini sekaligus membangun kembali kepercayaan diri para pemain untuk menatap laga-laga berikutnya.

Jalannya Babak Pertama

Inter Milan langsung mengambil inisiatif permainan dengan menerapkan tekanan tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Strategi agresif tersebut membuahkan hasil cepat pada menit kedelapan saat Bisseck sukses merebut bola dari pemain lawan. Bek muda tersebut melakukan pergerakan individu melewati barisan belakang Feyenoord sebelum melepaskan tembakan kaki kiri akurat yang bersarang di sudut bawah gawang.

Tertinggal satu gol membuat tuan rumah berusaha memberikan perlawanan balasan secara cepat melalui serangan sayap. Penyerang sayap Feyenoord, Anis Hadj Moussa, sempat mengancam pertahanan lawan setelah berhasil melewati bek sayap Inter Milan, Federico Dimarco. Namun, tembakan berbahaya yang dilepaskan Moussa masih sanggup digagalkan oleh kesigapan kiper Inter Milan, Josep Martinez.

Kendali permainan tetap berada di tangan tim tamu yang terus melancarkan tekanan bergelombang. Keunggulan Nerazzurri akhirnya bertambah pada menit ke-34 lewat skema umpan silang bek kanan Inter Milan, Djed Spence, dari sisi kanan. Esposito menyambut bola liar hasil buangan tidak sempurna bek lawan dengan sundulan jarak dekat yang mengubah skor menjadi 2-0 hingga paruh pertama usai.

Jalannya Babak Kedua dan Gol Penutup Zielinski

Memasuki babak kedua, Inter Milan sama sekali tidak mengendurkan intensitas serangan mereka ke jantung pertahanan tuan rumah. Zielinski sempat memberikan ancaman lewat tembakan spekulasi dari luar kotak penalti yang memaksa penjaga gawang Feyenoord bekerja keras. Spence juga memperoleh peluang emas setelah melakukan akselerasi cepat dari area sayap kanan.

Pesta gol tim tamu akhirnya digenapi oleh Zielinski pada menit ke-54 melalui skema serangan yang terstruktur rapi. Gelandang berkebangsaan Polandia tersebut melepaskan tembakan keras melengkung dari tepi kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper tuan rumah. Gol indah tersebut mengubah papan skor menjadi 3-0 sekaligus makin membenamkan mental bertanding para pemain Feyenoord.

Inter Milan sebenarnya sempat menambah keunggulan menjadi empat gol pada menit ke-66 melalui sontekan Esposito. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena sang penyerang sudah berdiri dalam posisi offside saat menerima umpan tarik Dimarco. Kedudukan 3-0 untuk kemenangan tim tamu bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Kebangkitan Nerazzurri Usai Derby della Madonnina

Kemenangan telak di Stadion De Kuip ini menjadi obat penawar yang sangat berharga bagi Inter Milan. Sebelum laga ini, skuad Nerazzurri sempat menderita kekalahan 1-3 dari rival sekota, AC Milan, dalam laga sengit Derby della Madonnina. Hasil buruk di liga domestik tersebut sempat menyoroti konsistensi performa tim yang sedang menurun.

Kemenangan beruntun di pentas Eropa menjadi pembuktian kualitas mental bertanding yang dimiliki skuad Inter Milan. Perbaikan performa di lini belakang serta efektivitas penyelesaian akhir di lini depan menjadi kunci utama keberhasilan mereka memetik hasil maksimal. Tiga gol tanpa kebobolan ini menunjukkan dominasi mutlak tim tamu atas lawan mereka.

Sementara bagi Feyenoord, kekalahan di kandang sendiri menjadi evaluasi besar bagi jajaran pelatih dalam membenahi koordinasi lini pertahanan. Kegagalan mengamankan poin di markas sendiri membuat langkah mereka untuk menembus babak selanjutnya kian berat. Hasil ini sekaligus menegaskan ketangguhan Inter Milan saat melakoni laga tandang di Eropa.

Sumber: Bola.net

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *