
Nismedia.id - Pertandingan Korea Open 2026 pada babak pertama menyajikan penampilan mengesankan dari tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan. Bertanding di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, pada Rabu (4/11/2026), wakil Merah Putih tersebut sukses mengalahkan tunggal putra Jepang, Kenta Nishimoto. Kemenangan ini sekaligus memastikan langkah Alwi untuk melaju ke babak kedua turnamen bulu tangkis bergengsi tersebut.
Penggawa Merah Putih tersebut tampil sangat dominan sejak awal hingga mengunci kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-14 dan 21-11. Hasil positif ini tidak hanya mempertegas keunggulan Alwi atas lawan, tetapi juga menjaga asa Indonesia di sektor tunggal putra. Perjuangan maksimal yang ditunjukkan Alwi menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Dominasi Alwi Farhan di Gim Pertama
Alwi mengawali gim pertama dengan meyakinkan setelah berhasil mencetak tiga angka beruntun tanpa balas. Tekanan intensif yang dilancarkan pemain muda Indonesia tersebut sempat memperlebar keunggulan menjadi 5-1. Namun, Nishimoto perlahan bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 6-6 lewat serangan cepat di depan net.
Tak membiarkan lawan berkembang, Alwi kembali mengambil alih kendali permainan melalui variasi smash keras yang mengarah ke tubuh lawan. Pemain jebolan PB Exist tersebut terus menekan pertahanan lawan hingga membuat Nishimoto gagal mengantisipasi laju bola menyilang. Momentum positif tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Alwi untuk menjaga keunggulan skor.
Keunggulan tiga angka dengan skor 11-8 berhasil diamankan Alwi saat memasuki interval gim pertama setelah sontekan di depan net mengenai badan lawan. Selepas jeda, Alwi tampil semakin solid dalam melakoni rally panjang serta melancarkan smash mematikan. Performa konsisten tersebut menyulitkan kebangkitan lawan hingga Alwi menutup gim pertama dengan keunggulan 21-14.
Penampilan Tajam di Gim Kedua dan Catatan Buruk Kenta Nishimoto
Memasuki gim kedua, Nishimoto sempat membuka angka terlebih dahulu memanfaatkan unforced error dari smash menyilang Alwi yang melebar. Pertandingan sempat berjalan ketat di awal laga ketika kedua pemain saling kejar-kejaran angka hingga kedudukan imbang 7-7. Kendati demikian, Alwi tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh tekanan lawan.
Akurasi smash tajam dan menyilang yang dilepaskan Alwi kembali menjadi pembeda utama di lapangan. Atlet muda Merah Putih itu berhasil melesakkan empat angka beruntun untuk memimpin 11-7 pada saat interval gim kedua. Ketajaman serangan Alwi membuat pergerakan pemain veteran Jepang tersebut menjadi sangat kewalahan.
Setelah jeda, Alwi terus melaju tanpa hambatan berarti hingga akhirnya merebut dua poin terakhir berkat kesalahan antisipasi lawan untuk mengunci kemenangan 21-11. Hasil manis ini memperpanjang catatan kelam Nishimoto yang selalu tersingkir di babak pertama dalam lima turnamen terakhirnya. Sejak dikalahkan Alwi pada Asian Games 2026, mantan tunggal putra peringkat 10 besar dunia itu belum mampu keluar dari tren negatif.
Kemenangan Mutiara Ayu Puspitasari Lengkapi Hasil Positif Indonesia
Hasil positif yang diraih Alwi juga diikuti oleh tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari, yang berlaga di lapangan berbeda. Pemain muda Merah Putih tersebut sukses menyegel tiket ke babak kedua usai menumbangkan wakil tuan rumah. Penampilan tenang Mutiara menjadi kunci utama keberhasilannya melewati laga perdana dengan baik.
Mutiara menyudahi perlawanan tunggal putri Korea Selatan, Kim Joo-eun, lewat pertarungan dua gim langsung dengan skor akhir 21-16 dan 21-19. Juara Asia Junior 2023 tersebut tampil cukup tenang saat menghadapi tekanan dari suporter tuan rumah yang memadati arena. Ketenangan tersebut membuat Mutiara mampu mengontrol tempo permainan sejak awal pertandingan.
Kemenangan yang diraih Alwi dan Mutiara menjadi awal yang manis bagi kontingen Indonesia pada ajang bergengsi di Korea Selatan ini. Kedua pebulu tangkis muda harapan bangsa tersebut diharapkan dapat menjaga konsistensi performa terbaik mereka pada babak selanjutnya. Keberhasilan ini sekaligus membakar semangat seluruh anggota tim untuk berjuang maksimal demi mengharumkan nama bangsa.
Sumber: BolaSport






