
Nismedia.id - Anggota Dewan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Kozo Tashima, resmi mengumumkan pencalonan dirinya untuk meramaikan bursa Pemilihan Presiden FIFA tahun depan. Mantan Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) berusia 68 tahun tersebut siap menantang petahana Gianni Infantino. Langkah berani ini diambil guna memberikan arah baru dan menghembuskan angin perubahan positif bagi masa depan sepak bola global.
Guna memenuhi syarat administratif pendaftaran, Tashima memerlukan dukungan resmi minimal dari lima asosiasi anggota FIFA. Saat ini, pria yang juga berpengalaman sebagai mantan pemain dan pelatih sepak bola tersebut telah mengantongi dukungan penuh dari JFA. Dukungan awal dari tanah airnya menjadi pijakan krusial untuk melangkah lebih jauh dalam persaingan menuju kursi tertinggi federasi dunia.
Visi Integritas Kozo Tashima dalam Pemilihan Presiden FIFA
Tashima menegaskan bahwa motivasi utamanya maju dalam kontestasi ini adalah untuk membawa nilai integritas serta prinsip moral yang kuat ke panggung dunia. Pengalaman panjang membangun fondasi sepak bola Jepang menjadi modal berharga yang ingin disebarluaskan ke seluruh anggota federasi. Ia optimistis filosofi kerja keras dan keterbukaan dapat meningkatkan standar tata kelola organisasi internasional secara menyeluruh.
Dalam pernyataan resminya, Tashima mengungkapkan komitmen mendalam untuk membawa nilai kepemimpinan yang telah teruji. “Saya yakin adalah hal yang penting untuk mengomunikasikan secara jelas kepada dunia sepak bola mengenai integritas, prinsip yang kokoh, serta standar moral tinggi yang telah dijunjung dan dibangun oleh sepak bola Jepang selama bertahun-tahun. Saya telah memutuskan untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden FIFA guna menyampaikan filosofi ini kepada dunia dan berkontribusi demi masa depan sepak bola yang lebih baik,” ujar Tashima.
Ia menambahkan bahwa seluruh pengalaman yang dikumpulkannya selama berdekade di dunia si kulit bundar akan dikerahkan secara maksimal. “Saya akan menghadapi tantangan ini dengan tekad yang kuat, memanfaatkan pengalaman yang telah saya kumpulkan selama ini, serta berkontribusi pada pengembangan sepak bola dunia lebih lanjut,” tutur figur senior sepak bola Asia tersebut. Tekad ini dinilai bakal memberi warna baru dalam dinamika kepemimpinan olahraga global.
Dukungan Penuh JFA dan Peta Persaingan Bursa Calon
Langkah Tashima mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari jajaran pimpinan tertinggi federasi sepak bola Jepang. Presiden JFA, Tsuneyasu Miyamoto, menyatakan keberanian mantan rekannya tersebut merupakan kesempatan berharga untuk menunjukkan identitas sepak bola kawasan Asia. Keputusan ini dipandang sebagai momen krusial untuk memperkenalkan prinsip tata kelola yang profesional kepada khalayak luas.
Miyamoto menegaskan bahwa institusinya siap berada di belakang Tashima sepanjang proses pencalonan berlangsung. “Keputusan ini merupakan tantangan besar untuk berkontribusi pada pengembangan sepak bola dunia lebih lanjut dengan memanfaatkan pengalaman dan pengetahuan tersebut. Pada saat yang sama, kami percaya ini akan menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia mengenai cita-cita dan sikap yang selama ini dijunjung oleh sepak bola Jepang,” ungkap Miyamoto.
Pencalonan Tashima menjadikannya nama kedua yang secara terbuka menyatakan siap bertarung melawan Infantino. Sebelumnya, mantan pemain tim nasional Swiss dan Tottenham Hotspur, Ramon Vega, telah lebih dahulu mendeklarasikan niatnya untuk masuk dalam bursa pencalonan. Tahapan pendaftaran kandidat masih terus dibuka oleh panitia pemilihan hingga batas akhir pada 18 November mendatang.
Sumber: Skor Indonesia






