
Nismedia.id - Sebelas tahun setelah ia melangkah masuk ke Anfield, Jurgen Klopp kini memiliki penghormatan abadi di markas besar Liverpool. Sebuah patung perunggu yang menggambarkan sosoknya telah resmi dipajang di Museum LFC, Anfield.
Patung ini disumbangkan secara sukarela oleh kelompok pendukung Spirit of Shankly kepada pihak klub. Patung tersebut merupakan replika persis dari patung perunggu setinggi 18 inci yang sebelumnya telah diberikan kepada Jurgen Klopp sebagai tanda terima kasih atas seluruh pencapaiannya selama memimpin tim.
Dipahat oleh Andy Edwards dari Castle Fine Arts Foundry, patung ini menampilkan Jurgen Klopp dalam pose yang sangat dikenal oleh para pendukung. Ia mengenakan topi khasnya, dengan satu tangan menempel di dada dan tangan lainnya diangkat memberi hormat kepada para penggemar.
Jurgen Klopp memegang kendali Liverpool sejak Oktober 2015 hingga resmi meninggalkan klub pada tahun 2024. Dalam kurun waktu tersebut, ia berhasil mengembalikan Liverpool ke jajaran klub elit sepak bola dunia. Ia membawa pulang gelar Premier League yang telah lama ditunggu-tunggu, UEFA EURO keenam, serta Piala Dunia Antarklub FIFA pertama bagi klub.
Gaya sepak bola yang ditawarkannya sering disebut sebagai sepak bola heavy metal, dengan intensitas tinggi dan permainan yang menarik. Di luar trofi yang diraih, hal yang paling membekas di hati para pendukung adalah kedekatan yang terjalin antara Klopp dengan basis suporter. Hanya sedikit manajer yang mampu membangun ikatan sedalam itu dengan para pendukung.
Ketika ia pamit meninggalkan Anfield setelah hampir sembilan tahun memimpin, Klopp melakukannya dengan penuh kekaguman dan kasih sayang dari jutaan penggemar di seluruh dunia. Kini ia melanjutkan perjalanan karirnya sebagai pelatih Timnas Jerman, namun jejak yang ia tinggalkan di Liverpool tetap tak tergantikan.
Patung ini kini berdiri kokoh di antara koleksi-koleksi berharga lainnya di Museum LFC. Penggemar dari berbagai belahan dunia yang berkunjung ke Anfield dapat berhenti sejenak dan melihat sosok yang telah mengubah sejarah klub ini secara permanen. Sebuah penghormatan kecil yang penuh makna bagi sosok yang pernah menyebut dirinya hanya sebagai orang biasa.
Warisan yang ditinggalkan Jurgen Klopp di Liverpool tidak hanya berupa piala dan trofi, tetapi juga semangat dan kebersamaan yang terus dijunjung tinggi oleh para pendukungnya. Patung ini menjadi saksi bisu bahwa di Anfield, pelatih hebat tidak hanya diukur dari kemenangan yang diraih, tetapi juga dari ikatan yang terjalin dengan setiap jiwa yang mencintai klub ini.
Sumber: Liverpool






