
Nismedia.id - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) berencana meluncurkan kompetisi baru bertajuk AFC Nations League mulai tahun 2030 mendatang. Wacana komprehensif ini disiapkan untuk mengubah secara mendasar format Kualifikasi Piala Dunia dan Kualifikasi Piala Asia bagi seluruh negara anggota.
Perubahan format kompetisi dua tahunan ini akan membagi seluruh kontestan ke dalam tiga tingkatan tier secara berjenjang. Skuad Merah Putih dan negara-negara Asia lainnya bakal bersaing ketat demi mengamankan tiket menuju panggung sepak bola terakbar.
Skema Pembagian Tier Dan Format AFC Nations League
Kompetisi anyar ini nantinya akan membagi negara peserta ke dalam tiga divisi berbeda berdasarkan hasil babak kualifikasi awal. Tier pertama dan tier kedua masing-masing akan diisi oleh 18 negara, sementara tier ketiga dihuni oleh 11 negara yang terbagi ke dalam tiga grup, seperti dikutip nismedia.id dari ESPN.
Pada edisi Kualifikasi Piala Dunia periode 2032-2033, setiap tim di divisi utama akan melakoni enam laga home and away. Enam tim teratas dari divisi tertinggi tersebut dipastikan langsung mengamankan tiket lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia.
Sementara itu, tim yang finis di peringkat ketujuh hingga sepuluh akan bertarung di babak playoff untuk memperebutkan dua sisa tiket otomatis dan satu slot intercontinental playoff. Setiap akhir edisi kompetisi juga menerapkan sistem promosi dan degradasi otomatis bagi posisi teratas dan terbawah.
Uji Coba Dan Dampak Bagi Timnas Indonesia
Untuk memuluskan masa transisi aturan baru ini, pihak konfederasi berencana menggelar turnamen uji coba pada periode 2028 hingga 2029. Hasil dari babak kualifikasi bersama tersebut nantinya akan menentukan pembagian divisi awal seluruh negara peserta pada edisi perdana.
Penerapan sistem anyar ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk bersaing di level tertinggi Asia. Para pilar Merah Putih dituntut tampil konsisten dan berjuang maksimal agar mampu menembus tier utama kompetisi.
Format ini juga akan merevolusi kualifikasi Piala Asia mulai edisi 2032 dengan menggaransi seluruh tim tier pertama langsung lolos. Perubahan besar ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pertandingan serta daya saing sepak bola di kawasan Asia secara keseluruhan.






